Berita Lowongan Kerja Terbaru

Admin

Wednesday, 08 February 2017 22:20

Konvensi Nasional Media Massa Digelar Di HPN 2017

HPN – Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2017 di Kota Ambon Provinsi Maluku semakin semarak dan penuh kegiatan yang positif bagi perkembangan media massa di Indonesia. Sama seperti HPN tahun-tahun sebelumnya, HPN kali ini kembali menggelar Konvensi Nasional Media Massa bertema “Intergrasi Media Nasional Dalam Lanskap Komunikasi, Global: Peluang dan Tantangan” di Baileo Siwalima Kota Ambon, Rabu, (8/2).

Ketua Panitia HPN 2017 M Ihsan dalam pembukaan konvensi melaporkan tentang persiapan hingga pelaksanaan konvensi nasional media massa. Konvensi nasional media massa diawali dari focus group discussion (FGD) untuk menentukan sesi-sesi di dalam konvensi nasional media massa.

“Kami berharap dunia pers siap menerima perkembangan informasi dan teknologi dunia yang terus menerus berkembang,” kata Ihsan.

Hal yang paling penting bagi media massa, lanjut Ihsan adalah bagaimana insan pers bersikap dalam menghadapi perubahan serta dapat menangkap peluang dan menghadapi tantangan media massa kedepan.

Selanjutnya, Ketua Panitia HPN mengatakan hasil kegiatan Konvensi Nasional Media Massa ini akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dalam acara puncak HPN 2017.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menyampaikan ikhwal verifikasi media massa yang tengah dilakukan oleh Dewan Pers. Yosep memaparkan beberapa persyaratan yang harus dimiliki oleh perusahaan media massa agar bisa lolos verifikasi.

Lebih jauh, Yosep mengatakan Dewan Pers mendorong agar perusahaan media memiliki wartawan yang lolos uji kompetensi di era Masyarakat  Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini. Pekerjaan-pekerjaan strategis, termasuk wartawan akan selalu melibatkan unsur ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka dari itu sumber daya manusia dan wartawan Indonesia harus siap bersaing dengan negara-negara di ASEAN lainnya. Uji Kompetensi Wartawan merupakan salah satu upaya agar wartawan Indonesia dapat bersaing di kancah global.

“Mari kita tingkatkan kompetensi kita bersama. Selanjutnya kita juga memiliki isu tentang kesejahteraan wartawan dan isu perlindungan wartawan,” kata Yosep.

Ketua Dewan Pers pada kesempatan ini juga memperkenalkan satu persatu anggota Dewan Pers yang berjumlah 9 orang kepada seluruh peserta Konvensi Nasional Media Massa yang hadir.

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua didaulat untuk membuka secara resmi Konvensi Nasional Media Massa ditandai dengan pemukulan tifa (gendang khas Maluku) didampingi oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, Ketua Dewan Pers dan Ketua Panitia HPN 2017.

Zeth menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dewan Pers dan PWI karena telah memberikan kepercayaan kepada Provinsi Maluku untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konvensi Nasional Media Massa yang menghadirkan pembicara-pembicara tingkat nasional dan internasional.

Kepada semua peserta HPN 2017 dan Konvensi Nasional Media Massa 2017, Zeth berpesan agar mengawal perjuangan rakyat Maluku untuk memperoleh status “Lumbung Ikan Nasional” yang sejak lama dinantikan.

“Mudah-mudahan, hari pers nasional membawa suasana baru dan konsep-konsep baru agar kita dapat menghadapi tantangan kedepan,” ujar Zeth.

Konvensi Nasional Media Massa diikuti oleh peserta HPN 2017 dari seluruh provinsi di Indonesia terdiri dari tiga sesi yang memiliki pembicara atau narasumber di masing-masing sesi. Sesi I di moderasi oleh Pengurus PWI Pusat Agus Sudibyo.

 Menkominfo Rudiantara, CEO Baidu Digital Indonesia Bao Jianlei, pendiri Detik.com Budiono Darsono dan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibyo menjadi pembicara di sesi pertama ini.

Sesi II bersub-tema “Demokrasi Digital, Nilai Kewargaan, dan Ketahanan Budaya” dimoderasi oleh Ramon Damora dari PWI Kepulauan Riau dengan pembicara Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Budayawan Garin Nugroho, Akademisi Yudi Latif, dan Budayawan berlatar belakang wartawan Sujiwo Tedjo.

Sesi III membahas soal “Hoax, Fake News dan Blokir” dipandu oleh Amir Machmud dari PWI Jawa Tengah. Hadir sebagai pembicara di sesi terakhir ini Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, penggiat Sosial Media Nukman Luthfie, anggota DPR Meutya Hafid, wartawan Arswendo Atmowiloto dan anggota Dewan Pers Imam Wahyudi.

Panitia HPN 2017

 

Ambon,  - Sebanyak 2000 wartawan yang menjadi peserta Hari Pers Nasional (HPN) 2017 dijamu makan malam dan disuguhi hiburan khas Maluku oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

Acara jamuan ini dikemas dalam Acara silaturrahmi Pemerintah Provinsi Maluku dengan Peserta HPN 2017 di pendopoan rumah Wakil Gubernur di kota Ambon,Selasa (7/2/2017) malam.

Hadir dalam jamuan makan malam ini, Menteri Kominfo Rudi Antara, Gubernur Maluku Said Assagaff, Wakil Gubernur Maluku  Zeth Sahuburua, Ketua PWI Pusat Margiono dan Ketua Dewan Pers Bagir Manan dan wartawan se Indonesia.

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada PWI dan Dewan Pers yang telah mempercayai Maluku sebagai tuan rumah HPN 2017.

"Atas nama Pemerintah dan rakyat Maluku, saya ucapkan terima kasih kepada PWI dan Dewan Pers atas kepercayaan besar ini. Dan menurut kami ini sebuah penghargaan karena Maluku merupakan satu dari 7 provinsi yang melahirkan bangsa ini,"katanya.

"Maluku merasa bangga dan luar biasa,"kata Zeth penuh semangat.

Lumbung Ikan Nasional

Dikatakan Wagub bahwa Provinsi Maluku dengan geografis wilayah kepulauan dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa. Memiliki potensi luar biasa dengan luas lautan mencapai 56.000 meterpersegi dan daratan 54.000 meter persegi serta 1334 pulau.

"Dari hadirnya banyak wartawan di Maluku kami harapkan dapat mengangkat hal-hal baik disini. Biar Maluku bangkit dari laut, Bersama pers Maluku bangkit,"katanya.

Perlu diketahui tegas Wagub, produksi ikan Maluku mencapai 9 juta ton pertahun dan  Maluku menyumbang 30 persen dari produksi ikan nasional. " Target kami Maluku Lumbung ikan nasional, maka dari itu kami harap dukungan dari pers seluruh Indonesia bahwa Maluku bangkit dari laut,"tegasnya.

Dilanjutkan Wakil Gubernur Maluku  Zeth Sahuburua bahwa Maluku sebagai wilayah kepulauan punya kepentingan dan butuh perhatian.Selama ini pemerintah membangun berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk.

"Jumlah penduduk kita masih sedikit begitu juga luas wilayah, Tapi kita tetap konsisten dan Maluku tetap bagian NKRI dengan harapan pemerintah terus memperhatikan Provinsi kepulauan seperti Maluku ini,"katanya.

Sekali lagi, lanjut Wakil Gubernur pihaknya sambut  baik kedatangan wartawan se Indonesia untuk membankitkan harkat dan mertabat agat Maluku sama dengan provinsi lain di Indonesia. (Faz)

sumber : detiksumsel.com

 

 

HPN - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berharap penyelenggaraan World Press Freedom Day (WPFD) 2017 di Indonesia dapat menjadi sarana promosi pariwisata. Perwakilan insan pers dari seratusan negara diperkirakan akan berkumpul di Jakarta.

"Ini, menurut saya, harus kita manfaatkan bukan hanya sekadar menjadi tuan rumah yang baik, tetapi bisa meng-explore, menjual sesuatu yang ada di industri pers kita dan tidak ada di industri negara-negara lain. Dan tentunya implikasi positif lainnya yang secara tidak langsung seperti pariwisata. Eh ini ada 100 lebih negara hadir loh. Kita promosi pariwisata di situ dan ini pers, media mereka pasti memberitakan di negaranya," ujar Rudiantara di dalam Seminar Persiapan WPFD,  di Baileo Siwaluma, Karang Panjang, Ambon, Maluku, Selasa (7/2).

Di dalam forum seminar yang merupakan rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) ini, Rudiantara pun menyampaikan persiapan menyambut WPDF 2017 sejauh ini telah dilakukan. Rudiantara mengaku kegiatan WPFD 2017 tinggal menunggu Surat Keputusan Presiden.

"Persiapannya kalau substansi lebih banyak oleh Dewan Pers, penyelenggaraan nanti oleh pemerintah, sekarang kita sedang tunggu Keppres-nya. Tapi hal-hal yang dilakukan tanpa harus nunggu Keppres sudah dilakukan, seperti penyiapan, pengadaan berbagai macam lokasi, venue, dan sebagainya. Kemudian untuk media center, itu juga sudah bisa diproses, dimulai, bayarannya nanti nunggu Keppres. Keppres kan ga terlalu lama," jelasnya.

Anggaran yang disiapkan untuk kegiatan ini lebih dari Rp 15 miliar. Biaya kegiatan ini masuk APBN tahun anggaran 2017.

"Anggarannya masuk ke APBN, saya lupa. Di atas Rp 15 miliar," kata Rudiantara.

Ia pun memastikan pengamanan akan dilakukan secara baik dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semua pihak akan turut serta dalam menyukseskan WPFD 2017.

"Insya Allah harusnya tidak ada masalah. Karena kan, di Keppres, ini melibatkan pihak keamanan, kepolisian, TNI, dan sebagainya. Tuan rumah ini negara kok, pemerintah Indonesia, bukan Dewan Pers. Jadi semuanya harus turun tangan untuk menyukseskan hal ini," imbuh Rudiantara. 

Panitia HPN 2017

sumber: Detik.com

 

Ambon, 7 Februari 2017
Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) menggelar seminar dengan tema Menumbuhkan Kepedulian IKWI Terhadap Masalah Kekerasan Perempuan dan Anak.

Seminar tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2017 yang berlangsung di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Selasa (7/2).

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini, Ir. Agustina Erni Susanti, M.Sc dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Ny. Hj. Retty Assagaff selaku Ketua TP - PKK  Provinsi Maluku, secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Retty mengungkapkan perempuan dan anak adalah warga bangsa yang paling rentan mengalami kekerasan fisik dan psikis padahal keduanya adalah penjamin eksistensi manusia di bumi dan masa depan peradaban.

"Pelecehan dan kekerasan telah menurunkan harga diri, kepercayaan dan kepribadian serta menjadi pengalaman traumatis," ungkapnya.

Guna mengatasi kondisi ini, sudah banyak kelompok masyarakat, LSM dan organisasi pemerintah yang berupaya mengidentifikasi, melakukan sosialisasi, mencegah kekerasan dan mencoba menyembuhkan fisik dan kejiwaan korban.

"Upaya mereka yang luar biasa ini sungguh sangat melegakan hati, meski kita akui bersama upaya ini belum berhasil menurunkan kekerasan terhadap perempuan dan anak," lanjut Retty.

Pasalnya, sesuai data yang dikeluarkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia menunjukkan kekerasan pada anak selalu meningkat dari tahun ke tahun secara signifikan.

Dia mencontohkan di tahun 2016 rata-rata terjadi 15 kekerasan pada anak setia harinya dan lebih dari 5000 kasus pada periode waktu yang sama.

"Parahnya lagi, kekerasan itu sendiri sering dilakukan oleh para orang tuanya dengan presentase tertinggi mencapai 90 persen menyusul sekolah dan masyarakat," beber Retty.

Fakta yang sama juga terjadi pada perempuan di mana tingkat kekerasan terbanyak terjadi di dalam rumah dengan presentasi mencapai 61 persen sesuai data Komnas Perempuan.

Untuk itu, diharapkan peran serta IKWI untuk mencegah dan membantu penyembuhan luka batin dan fisik akibat kekerasan.

"IKWI di setiap daerah juga diharapkan untuk dapat menyosialisasikan bahaya dan akibat jangka pendek dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, terus bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait khususnya Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," harapnya.

Karena dengan semua ini, IKWI dapat menjadi kelompok yang dengan rela mendengarkan keluhan, menerima konsultasi dan menghubungkan korban dengan Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak atau Komnas Perempuan.      

Dijelaskan pula, fenomena kekerasan adalah fenomena bola salju yang dapat semakin membesar. Sehingga pemutusan siklus kekerasan dalam rumah tangga adalah hal pentinf yang memperkecil bahkan menghilangkan bola salju tersebut.

"Saya juga berharap agar IKWI dan PWI terus melakukan program sinergis dengan lembaga pendidikan, pemerintah, dunia usaha masyarakat dan media massa sehingga kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat teratasi dengan baik," tukasnya. (dp-19/m-01)

 

Monday, 06 February 2017 08:28

Permainan Rakyat Dimeriahkan Turis Asing

Ambon, 6 Februari 2017

Permainan Rakyat yang digelar oleh Panitia HPN bidang olaraga bagi pelajar SD di Kota Ambon demi mendukung dan sukseskan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017, ternyata sangat diminati Turis Asing asal Belanda. Permainan Rakyat yang dimainkan berupa asen (permainan strategi menjaga lokasi), gici-gici (melompat dengan satu kaki), benteng (permainan menggunakan strategi perang), sahureka-reka (permainan melompat berirama), enggrang (berjalan dengan menggunakan bambu), terompa panjang dan lompat tali.

Kepala Dispora Maluku yang juga ketua bidang olaraga Semmy Huwae mengatakan, selain untuk memeriahkan HPN 2017, pihaknya sengaja menggelar pertunjukan tradisional Maluku tersebut untuk menghidupkan kembali permainan-permainan rakyat yang sudah mulai menghilang tergerus zaman.

Karena itu, pegelaran permainan lokal akan dilaksanakan hingga 8 Februari 2017. Sedikitnya 40 SD di Ambon akan turut serta dalam pertunjukan itu.

“Pertunjukan rakyat ini bagian dari rangkaian acara untuk memeriahkan HPN di Ambon. Bukan hanya untuk memperkenalkannya kepada kepada tamu-tamu yang datang dari luar, kami sengaja memperagakan kembali permainan-permainan rakyat ini juga untuk masyarakat kita agar tidak lupa,” katanya.

Sebagai daerah kepulauan, kata dia, Maluku memiliki beragam permainan tradisional, tidak hanya menghibur dan menyenangkan, permainan tersebut juga menyegarkan dan menyehatkan tubuh, sehingga sangat cocok dimainkan oleh siapa saja.

“Kami memilih pelajar anak-anak SD untuk memperagakan permainan-permainan ini karena mereka terlihat lucu-lucu. Selain itu kami juga mengemasnya dalam suasana yang santai tapi bermakna,” ucapnya.

Kendati pertunjukan permainan tradisional digelar untuk pelajar SD, tak sedikit masyarakat yang datang menonton. (WM)

Selanjutnya diwaktu malam, masyarakat akan dihibur oleh kesenian khas Maluku, yang akan ditampilkan diatas panggung utama Pameran HPN 2017. Kesenian yang ditampilkan berupa, Tari-tarian, Musik, Puisi dll. Panggung Malam dimeriahkan oleh para pelaku seni lokal yang datang bukan hanya dari kota Ambon, namun juga dari luar Pulau Ambon. (**)

 

HPN – Pameran HPN dan Maluku Expo 2017 secara resmi di buka oleh Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua di Lapangan Merdeka, Ambon, Senin, (6/2). Acara pembukaan pameran HPN dan Maluku Expo 2017 berlangsung meriah diwarnai dengan tari-tarian dari daerah Tanimbar, Maluku Tenggara Barat. Sekretaris Jenderal PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Kapolda Maluku Brigjen Ilham Salahudin dan Penjabat Walikota Ambon Frans Johanes Papilaya mendampingi Wagub Maluku membuka kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Wagub mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta pameran di Kota Ambon. Kegiatan ini menurutnya sangat penting karena di era globalisasi yang penuh dengan persaingan dan kompetisi saat ini, iklim dunia usaha harus sesuai dengan standar internasional agar tidak tertinggal.

Kehadiran dunia usaha di pameran HPN dan Maluku Expo 2017 diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi dan pemasaran produk-produk unggulan daerah Maluku.

“Melalui pameran ini kita harapkan dapat meningkatkan pangsa pasar untuk go internasional,” kata Wagub.

Ia optimis kegiatan ini dapat mewujudkan tujuan baik tersebut karena pada kegiatan pameran kali ini, dunia usaha berkolaborasi langsung dengan dunia pers yang juga ikut ambil bagian menjadi peserta pameran. Peluang bisnis di Maluku dan produk-produk industry kreatif serta sektor andalan Maluku yakni kelautan dapat ditulis dan dipromosikan oleh insan pers yang hadir di HPN 2017.

“Ini semua kesempatan yang baik dengan adanya pertemuan dunia usaha dan insan pers. Peluang bisnis Maluku dapat berkembang luas. Produk yang ada dapat dipromosikan oleh pers,” kata Wagub lagi.

Lebih jauh, Wagub juga berharap agar melalui perhelatan pameran HPN dan Maluku Expo hingga menginjak acara puncak HPN 2017 nanti, pers dapat terus mendorong potensi-potensi yang dimiliki oleh Maluku agar nantinya ada hasil yang konkret untuk kemajuan Maluku. Wagub mengatakan, rakyat Maluku melalui HPN 2017 ini sangat berharap agar Presiden Jokowi mencanangkan Maluku sebagai lumbung ikan nasional.

“Kami berharap HPN 2017 menghasilkan keputusan penting yakni status lumbung ikan nasional oleh Presiden Jokowi,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen PWI Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan kembali bahwa HPN 2017 menjadi momentum yang besar bagi rakyat Maluku. Ada banyak tamu-tamu penting, baik nasional maupun internasional yang hadir di Ambon. Tak kurang dari 3.000 orang akan memadati Kota Ambon selama perhelatan HPN 2017. Animo yang begitu besar ini akan menjadi berkah bagi Maluku di kemudian hari karena akan banyak potensi-potensi Maluku yang terangkat, di tulis, dan di kabarkan.

“HPN 2017 akan memberikan efek yang besar bagi Maluku. PWI berkeinginan agar Maluku berdiri sejajar dengan provinsi-provinsi lain. Maluku sangat penting bagi PWI Pusat, karenanya kami lebih memilih Maluku sebagai tuan rumah HPN dibandingkan calon-calon lainnya,” kata Hendry.

Pameran HPN dan Maluku Expo 2017 diikuti oleh 128 stand yang memamerkan produk-produk nasional, kerajinan tangan dan juga hasil industry kreatif lainnya. Media massa cetak dan elektornonik juga ikut mendirikan stand di pameran yang akan  berlangsung dari tanggal 5 hingga 9 Februari ini.

Pembukaan pameran HPN dan Maluku Expo 2017 dibuka secara resmi oleh Wagub Maluku ditandai dengan pemukulan tifa (sejenis gendang) dan pelepasan balon udara oleh Wagub didampingi oleh Sekjen PWI Pusat. Tak sampai disitu, di penghujung acara diwarnai dengan penandatangan serta peluncuran buku berjudul “Bersatu Manggurebe Maju” yang ditulis oleh para wartawan asli tanah Maluku.

Panitia HPN 2017

Monday, 06 February 2017 05:37

Posko Kesehatan Dinkes Siap Melayani



Ambon, 6 Januari 2017

Dinas Kesehatan membuka Posko Kesehatan yang bertujuan untuk melayani masalah kesehatan Peserta dan Pengunjung HPN 2017. Posko ini buka dari tanggal 5 Februari sampai penutupan HPN tanggal 9 Februari 2017.

Menurut salah satu dokter yang bertugas dr. Anita Latuheru, fasilitas yang terdapat di dalam Posko meliputi, 4 Bed Pasien, Obat-Obatan untuk penanganan ringan seperti, Obat Sakit Kepala, Maag, Vitamin, Antibiotik, dan juga P3K.
"Untuk pasien yang sudah tergolong memerlukan penanganan berat akan segera di rujuk ke Rumah Sakit" katanya.

Posko ini buka dari Jam 9 pagi sampai 11 malam. Posko Kesehatan ini merupakan salah satu fasilitas terpenting untuk kelancaran Event HPN 2017. Agar masyarakat yang datang sebagai pengunjung atau peserta bisa segera ditangani masalah kesehatannya, oleh Tim Medis yang telah di sediakan oleh DInas Kesehatan Provinsi Maluku. (SN)

 

 

Ambon, 5 Februari 2017

Meski baru akan dibuka secara resmi hari Senin 6 Februari 2017, namun Pameran HPN dan Maluku Expo 2017 sudah bisa dikunjungi warga dari hari ini.

Tercatat ada sekitar 128 Stand yang dibuka, dengan peserta yang beragam. Baik dari Dinas-Dinas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Kabupaten, BUMN, BUMD, Swasta, dan Insan Pers, juga Media Nasional.

"Besok Pak Gubernur yang membuka pameran secara resmi. Tapi hari ini pameran sudah terbuka untuk umum," kata Ketua Bidang Pameran Panitia HPN 2017 Adhy Tristanto di Lapangan Merdeka, Ambon, Minggu, (5/2).

Khusus di pameran HPN 2017, tersedia panggung untuk hiburan bagi pengunjung. Panggung ini akan diisi dengan penampilan-penampilan musik dan hiburan lainnya. Sementara, di luar tenda pameran, panggung hiburan utama sudah terpasang. 

Panggung utama ini menjadi titik acara Hiburan Rakyat pada Rabu malam, (7/2). Artis lokal akan menghibur masyarakat Maluku dan membuat kegiatan HPN 2017 semakin semarak.

Saturday, 04 February 2017 10:46

Video Presiden Jokowi Buka Piala Presiden 2017

Jakarta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmi membuka turnamen pramusim Piala Presiden 2017. Sebelum tendangan kick off, Presiden Jokowi turun ke lapangan dan memberikan kejutan kepada penonton.

Acara pembukaan Piala Presiden 2017 berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (4/2/2017). Jokowi tiba pada pukul 15.00 WIB bersama ibu negara Iriana. Mantan Wali Kota Solo itu menggunakan kemeja putih lengan panjang yang dipadu dengan celana panjang berwarna hitam.

Kedatangan Jokowi sudah disambut Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. Di belakang iring-iringan Jokowi juga terlihat Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Hadir juga dalam acara pembukaan Piala Presiden 2017 ini, Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi berharap Piala Presiden menjadi momen kebangkitan sepak bola nasional.

 

Sleman - Presiden Jokowi mendatangi SMKN 1 Tempel Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan tabungan kepada siswa yatim piatu se- DIY. Selain membagikan KIP, Jokowi juga membagikan 11 sepeda kepada siswa dan 20 laptop kepada pihak sekolah SMKN 1 Tempel.

Jokowi yang mengenakan baju putih itu mengatakan, hari ini ada 1.190 siswa di seluruh DIY mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mendapatkan KIP.

"1.190 anak tangannya diangkat, dihitung, mau saya hitung. Harus dipakai berkaitan dengan sekolah. Bisa beli buku, sepatu seragam dan alat-alat sekolah," ujar Jokowi di depan ribuan siswa sekolah di SMKN 1 Tempel, Sabtu (4/2/2017).

Jokowi menjelaskan, pemerintah sudah menyerahkan lebih dari 17 juta KIP. Dari jumlah itu, ada 763 ribu anak yatim yang mendapatkan KIP. Ia berharap, siswa yang memperoleh KIP dapat menggunakan fasilitas itu dengan sebaik-baiknya.

"Kita ingin anak-anak tidak ada yang tidak sekolah. Anak harus terlayani pendidikan. Dan beberapa sekolah harus diperbaiki sisi kualitasnya," ujar Jokowi.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Puan Maharani mengatakan, KIP diterima oleh pelajar SD, SMP, SMK, anak yatim piatu, dan panti asuhan. 

"Saat ini KIP yang sudah terdistribusi mencapai 158 ribu anak sekolah di Indonesia. Maka tahun ini anak yatim dan di panti asuhan mencapai 736 anak," kata Puan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menambahkan, dengan kartu ini, pelajar diharapkan dapat melanjutkan pendidikan hingga tingkat SMK/SMA.

Saat ini, pihaknya sedang menyisir anak-anak dari golongan yatim piatu sehingga dapat terdata dengan baik. Anggaran program KIP ini, lanjut dia, tercatat sebesar Rp 10 Triliun.

"Kita mulai dari panti asuhan dan yatim piatu. Mulai sekarang ini kita identifikasi," kata dia.

Dalam acara pembagian KIP ini, Jokowi didampingi Staf Presiden Teten Masduki, Mendikbud, Gubernur DIY dan Menko PMK Puan Maharani. (L6)

Page 41 of 52

Iklan Layanan Masyarakat

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

           
 

GPR

 

INFO BMKG

Top