Duta Parenting Giat Perangi Stunting di Maluku

Ambon,- Dalam rangka menurunkan angka Stunting di Pemerintah Provinsi Maluku tahun 2020, Duta Parenting Maluku yang dipimpin oleh Ny. Widya Murad Ismail, yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku kini giat turun ke Kabupaten/Kota guna perangi stunting.

Menurutnya, tema setral Stunting di tahun 2020 yaitu “ Potong Pele Stunting”, bertujuan untuk menurunkan angka stunting, dan juga menekan angka stunting di masyarakat yang berimplementasi melalui 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

“ Jadi 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang mendukung percepatan penurunan pencegahan Stunting yaitu: Berhenti buang Air Besar sembarangan, Cuci Tangan mengunakan sabun, Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga serta Pengelolaan limbah cair rumah tangga”, jelas Widya.

Dikatakannya lagi, setelah dikukuhkan sebagai Duta Parenting  3 Juli 2019 melalui Surat Keputusan Gubernur Maluku nomor 99 Tahun 2019, dan disusul dengan Pengukuhan Ketua –Ketua TP- PKK Kabupaten/Kota sebagai Ibu Parenting tanggal 19 Desember 2019, kita giat perangi Stunting di Maluku.

Untuk diketahui, tujuan penekanan angka stunting bukan dari Surat Keputusan Gubernur Maluku akan tetapi tertuang dalam Rencana Permbangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2020-2024, dengan tujuan untuk membentuk Sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, yaitu sumber daya manusia yang sehat dan cerdas adaptif, inovasi, terampil dan berkarakter.

Dijelaskan lagi, pada bulan Ferbuari 2020 ada beberapa Lokus akan didatangi oleh Duta Parenting, tiap Kabupaten Lokus terdiri dari 10 desa Lokus, tujuannya tetap kita Perangi Stunting, tegasnya.

“ Mari Katong Potong Pele Stunting supaya katong Pung ana-ana jadi kebanggaan di dong pung tana potong pusar”, ungkapnya dengan dialek Ambon.

Bukan itu saja, semua elemen masyarakat diminta supaya bersama-sama membantu kami para duta parenting , agar bisa menekan penurunan angka stunting di Provinsi Maluku, tambah Widya… (**)