Berita Lowongan Kerja Terbaru
Gala Dinner Bersama Peraih Penghargaan Kepeloporan Media HPN 2017

HPN - Di malam terakhir sebelum acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2017, panitia menggelar Gala Dinner bersama peraih penghargaan kepeloporan media massa di Gedung Islamic Centre, Kota Ambon, Rabu, (8/2). 

Gala Dinner ini dihadiri langsung oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahubura, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dan Ketua Umum PWI Pusat Margiono. 

Tamu spesial di acara malam ini tak lain adalah para peraih penghargaan kepeloporan media massa yakni Kompas sebagai pelopor humanisme kebangsaan, Tempo peraih kepeloporan investigasi untuk publik, Femina pelopor majalah perempuan, Radio Suara Surabaya sebagai pelopor jurnalisme Warga, Peter F. Gontha sebagai pelopor berita di televisi swasta, Ilham Bintang pelopor jurnalisme infotainment, Karni Ilyas pelopor diskusi berita di Televisi, dan Budiono Darsono pelopor media online. salah satu penerima lainnya yakni Andy F. Noya yang meraih talkshow inspiratif filantropi berhalangan hadir pada malam yang penuh keakraban itu.

Acara gala dinner jelang perayaan puncak HPN ini merupakan pertama kalinya sepanjang perjalanan HPN. Gala Dinner bersama peraih kepeloporan media massa ini tentunya semakin membuat meriah pelaksanaan HPN 2017.

"Belum ada acara HPN sebelumnya semeriah ini. Terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada semua yang hadir," kata Ketua Umum PWI Pusat Margiono juga selaku Penanggung Jawab HPN 2017.

Secara bergiliran, presenter Rahma Sarita yang memandu acara memanggil para peraih anugerah kepeloporan media massa. Masing-masing pemenang menyampaikan testimoni perjalanan mereka selama bergelut di dunia jurnalis hingga dapat meraih penghargaan kepeloporan. 

Karni Ilyas misalnya, ia didaulat oleh Rahma Sarita untuk memperagakan kelihaiannya memandu acara diskusi publik Indonesia Lawyers Club (ILC). Karni pun beraksi seolah tengah memandu acara ILC yang selalu membahas isu-isu panas politik dan hukum di Indonesia.

Sementara, peraih penghargaan lainnya seperti Peter F. Gontha menceritakan perjalanan karirnya di dunia jurnalistik. Ia merintis program berita di televisi swasta di masa Orde Baru. Di masa itu televisi swasta yang ditanganinya, yakni RCTI tidak diizinkan oleh pemerintah melalui Menteri Penerangan Harmoko untuk menayangkan program berita. RCTI hanya boleh menayangkan acara hiburan saja.

Lain lagi pelopor jurnalisme infotainmen Ilham Bintang. Ia menceritakan tentang program infotaiment yang dilahirkannya yakni Cek & Ricek. Nama program ini memiliki arti yakni selalu meneliti kebenaran informasi, dari mana pun berasal. Nama Cek & Ricek diadopsi dari salah satu amanah dalam Kode Etik Jurnalsitik PWI yang menjadi konsep operasional moral wartawan di lapangan. 

"Prinsip inilah yang diberlakukan di internal kami. Untuk menghilangkan keraguan dan demi membuat suatu informasi layak jadi berita, perlu mekanisme check and recheck," ujar Ilham bercerita. 

Di penghujung acara, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan beberapa pandangannya dan kesannya selama bergaul dengan wartawan sepanjang karirnya di dunia militer. 

Panitia HPN 2017

Read 45 times Last modified on Wednesday, 08 February 2017 22:37
Tagged under

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

INFO BMKG

Info Cuaca dan gelombang 27 MARET 2017
 

FILE PERAKIRAAN CUACA 27 MARET (PDF)

FILE PERAKIRAAN GELOMBANG 27 MARET(PDF)


Info Gempa Mag:5.1 SR, 27 Maret 2017 Pukul 04:14:47: WIT, Lokasi:7.16 LS-129.95 BT (70 Km Timurlaut Tepa-MBD, 175 Km Baratlaut Saumlaki), Kedalaman 140 Km

 
 
INF BMKG-BPBD-STAKEHOLDER
Top