Berita Lowongan Kerja Terbaru

Admin

 

Ambon,-Penjabat Walikota Ambon,Frans.J.Papilaya meresmikan Kantor Inspektorat Kota Ambon, Rabu (18/01/2017) di Belakang Soya Kecamatan Sirimau.

Panitia pembangunan kantor yang diketuai oleh Deny Lilipory menerangkan ,sumber anggaran berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Sumber anggaran berasal dari APBD Kota Ambon sebesar Rp.2.537.000.000,-.Dibangun selama tiga tahun dari tahun 2013-2016 akhir,”jelas Lilipory .

Kantor ini kata Dia,terdiri dari 2 lantai dengan luas 394 m2. “Kami percaya, kantor ini sebagai sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepentingan umum,”tutur Lilipory yang menjabat Kepala Dinas Tata Kota Ambon tersebut.

Penjabat Walikota ,Frans Papilaya dalam sambutannya mengatakan,adanya Inspektorat bukan untuk ditakuti oleh SKPD.Melainkan Inspektorat sebagai Lembaga Pengawas bukan untuk mencari kesalahan.

“Inspektorat bukan untuk ditakuti oleh SKPD karena Inspektorat sebagai lembaga pengawasan.Fungsinya sebagai peringatan supaya tidak terjadi kesalahan,”jelas Papilaya.

Papilaya juga menambahkan, disetiap perencanaan harus ada aparatur dalam pengawasan agar semua berjalan pada koridornya. “Pemerintah diharapkan dapat bekerja profesional,miliki integritas,dedikasi dan jujur serta memiliki hati yg bersih,”ungkapnya.

Para pegawai lanjut Papilaya, harus miliki kepekaan.Kita semua pada lingkup Pemerintah Kota Ambon berkeinginan keuangan daerah bisa berubah dari WDP ke WTP. “Kita berkeinginan keuangan daerah bisa berubah dari WDP ke WTP .Olehnya itu ,menjadi PR kita semua untuk merubahnya dengan kerja keras kita bersama,”ujar Papilaya.(WM-UVQ)

Saturday, 04 February 2017 14:01

Bersih Lingkungan Untuk HPN 2017

 

Ambon, 4 Februari 2017

Tidak sekedar jalan santai, di sepanjang jalan yang dilalui peserta juga membersihkan sampah. Setibanya di bawah JMP, Sekda Maluku dan Sekot Ambon langsung memimpin bersih  pantai di kawasan itu.  Selain di lokasi ini, bersih pantai juga dilakukan di kawasan Pantai Tantui Ambon, tak jauh dari  lokasi acara puncak HPN di Lapangan Upacara Polda Maluku pada 9 Februari.

Menurut Sekda, kegiatan ini merupakan dukungan Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon serta warga  untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan HPN di Ambon. Bersih pantai sejalan dengan tema HPN yakni, pers dan masyarakat Maluku bangkit dari laut. Laut Maluku memberikan kehidupan dan masa depan. Laut Maluku memiliki potensi perikanan  yang berlimpah, dan menjadi potensi pariwisata serta menyimpan gas bumi.

“Laut kita memberikan kehidupan dan masa depan,  karena itu harus dijaga kebersihannya. Contohnya, kalau Teluk Ambon bersih, orang yang datang ke Ambon senang dan mereka terus datang karena  keindahan pantai dan Teluk Ambon,” kata Sekda. Ia juga menyatakan saat ini, persiapan untuk HPN sudah rampung, dan masyarakat menanti kedatangan Presiden Joko Widodo untuk menghadiri acara puncak HPN. (ADI)

Saturday, 04 February 2017 13:41

Jalan Sehat Menyambut HPN 2017

Ambon, 4 Februari 2017

Hampir 1000 Peserta mengikuti Jalan Sehat yang melibatkan PNS Lingkup Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Ambon, TNI/POLRI, Pegawai BUMN, BUMD, Jurnalis, dan Siswa-Siswi Se-Kota Ambon. Jalan Sehat ini dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional 2017 yang akan digelar 9 Februari mendatang.

Sekretaris Daerah Maluku sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Daerah HPN, Hamin Bin Thahir, SE. membuka Jalan Sehat dan Bersih Lingkungan, yang didampingi Sekot Ambon A.G. Latuheru, yang dimulai dari Pattimura Park Ambon dan berakhir di Desa Galala tepatnya dibawah Jembatan Merah Putih (JMP).

 

Thursday, 02 February 2017 22:30

Kapal Pesiar Jepang "ASUKA II" Singgah di Ambon

 

Ambon, 2/2 - Kapal pesiar berbendera Jepang Asuka II yang mengangkut penumpang asal Jepang, Italia dan Amerika kembali menyinggahi pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kamis.

Kapal pesiar berukuran panjang 250 meter dilengkapi kemewahan hotel bintang lima dan fasilitas lain, mengangkut 680 penumpang dan 470 awak kapal tersebut singgah selama enam jam di Ambon.

Kapal tersebut merapat di pelabuhan pukul 08.00 WIT, setelah melakukan pelayaran dari Republik Palau, negara kepulauan di Samudra Pasifik.

Para wisatawan dan awak kapal disambut atraksi permainan alat musik khas Maluku tifa dan totobuang yang menampilkan lagu khas Maluku, serta alunan musik hawaian.

Setelah merapat para penumpang dan kapten kapal Asuka II disambut Asisten I bidang pembangunan Pemerintah Provinsi Maluku Poly Kaihatu dan Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustaf Latuheru dengan mengalungkan kain tanimba dan penyerahan plakat.

Kapten kapal Asuka II Masuyama menyatakan apresiasi atas penyambutan dari Pemerintah provinsi Maluku, kota Ambon bersama masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang dilakukan ketika kami tiba di kota Ambon," katanya.

Asisten I Pemprov Maluku menyatakan, kunjungan kapal pesiar ke Maluku khususnya kota Ambon memberikan dampak bagi multi efek bagi upaya menggerakkan sektor ekonomi kreatif di kota ini.

"Para pelaku sektor ekonomi diberikan kesempatan untuk menciptakan usaha ekonomi kerakyatan seperti usaha kuliner, transportasi, cinderamata dan lainnya," ujarnya.

Ia mengakui, Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2016 tentang bebas visa masuk, memberikan kesempatan bagi Indonesia bebas masuk wisatawan dari 169 negara.

"Hal ini memberikan kesempatan bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia terutama di Maluku dan kota Ambon, kami membuka ruang bagi seluruh wisatawan untuk berkunjung," tandasnya.

Sementara itu Sekretaris Kota Ambon Anthony Latuheru menyambut sukacita kunjungan kapal pesiar Asuka. Hal ini menandakan kepercayaan dunia kepada Kota Ambon sebagai kota yang aman, damai dan layak untuk dikunjungi.

Ambon lanjutnya sejak abad pertengahan telah dikenal sebagai bumi rempah-rempah, dan hal ini membuat banyak wisatawan datang berkunjung, selain itu juga memiliki keindaan alam yang luar biasa.

"Selamat menikmati keindahan alam, kuliner dan keramahtamahan masyarakat Ambon yang luar biasa, selain itu Ambon sudah aman," tandasnya.

Para wisatawan terbagi dalam 10 kelompok mengunjungi kawasan pusat kota di antaranya patung Christina Martha Tiahahu, monumen Gong Perdamaian Dunia (GPD), dan Museum Siwalima

Kunjungan di museum Siwalima wisatawan melihat kebudayaan Maluku dilanjutkan dengan demo cara pembuatan sagu gula, kain tenun dan kerajinan souvenir.

Setelah melakukan kunjungan mereka kembali lagi ke kapal pukul 14.00 WIT untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur. (AM)

 

 

Wednesday, 01 February 2017 22:01

Menyambut HPN Pemerintah Gelar Donor Darah

 

Ambon, 1 Februari 2017

Pemerintah menggelar kegitan Donor Darah dalam rangka mensukseskan Hari Pers Nasional 2017, yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dan PMI dan melibatkan PNS lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan TNI/Polri serta turut serta teman-teman dari Insan Pers pun ikut menyumbangkan darah dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku Lantai 6 Ambon.

155 peserta hadir dalam kegiatan ini sedangkan target peserta sebelumnya adalah 200 orang. (**)

 

 

 

AMBON - Kota Ambon sebagai tuan rumah  Hari Pers Nasional (HPN) 2017 sudah mulai disibukkan dengan rangkaian kegiatan menjelang hari puncak HPN pada tanggal 9 Februari 2017 mendatang. Hari ini, Rabu, (1/2) kegiatan HPN 2017 mulai semarak ditandai dengan kegiatan “Sambung Rasa” yang berisi dialog antara masyarakat dari berbagai kalangan dengan pemerintah Provinsi Maluku.
 
Kegiatan ini dilaksanakan di Islamic Center Kota Ambon melibatkan seluruh stakeholder di Maluku. Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua yang hadir pada kegiatan ini menyampaikan rasa apresiasinya, karena acara “Sambung Rasa” ini sangat bermanfaat untuk kemajuan masyarakat Maluku.
 
“"Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Panitia Hari Pers Nasional atas prakarsa sambung rasa ini. Ini sangat bermanfaat buat kemajuan masyarakat Maluku,” ujar Wagub dalam sambutannya yang juga memaparkan program Provinsi Maluku terutama di bidang ekonomi.
 
Acara yang dipandu Alfito Deanova Ginting dari CNN Indonesia ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat Maluku yang hadir dari berbagai kalangan. Begitu dibuka sesi dialog maka hadirin pun serentak angkat tangan untuk menyampaikan aspirasinya.
 
Dialog ini bertema “Percepatan Pembangunan Ekonomi Maluku yang Inklusif dan Berkelanjutan”, banyak terungkap berbagai persoalan perekonomian di Maluku. Wakil Gubernur Maluku menjawab dan mencatat masukan dan pertanyaan dari masyarakat lalu kemudian berujar Pemerintah Provinsi Maluku akan menindaklanjuti masukan-masukan berharga ini.
 
Acara sambung rasa ini merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Pers Nasional sebelum acara puncak yang  akan dihadiri oleh Presiden Jokowi.
 
Sebelumnya telah diadakan juga kegiatan “Creativepreneurship” yang dihadiri 2.000 mahasiswa Universitas Pattimura dan Latihan Dasar Kepemimpinan “Creativeleadership” bagi siswa SMA se Maluku.
 
 Pada tanggal 7 -8 Pebruari nanti Panitia HPN  juga akan mengadakan acara seminar  "Membranding Maluku” yang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Inovasi Pelayanan Publik yang bekerjasama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dua kegiatan ini ini akan diikuti oleh SKPD se-Maluku, para dosen dan unsur lainnya.
 
Panitia HPN 2017
Monday, 30 January 2017 03:48

Pemerintah Gelar Rapat Persiapan HPN 2017

 

Ambon, 30 Januari 2017

Rapat Persiapan HPN 2017 yang bertempat di Kantor Gubernur Maluku Lantai 6 Ambon, dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Hamid Bin Thahir, SE. selaku Ketua Panitia HPN 2017, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku, Dr. Zeth Sahuburua, SH, MH. dan para pimpinan SKPD.

Agenda yang dibahas di dalam rapat adalah perkembangan persiapan penyelenggaraan kegiatan HPN 2017. Mengingat HPN adalah Event Nasional, maka diperlukannya persiapan yang matang, baik dari segi perencanaan, koordinasi sampai pada pelaksanaan.

Akomodasi dan Transportasi memegang peranan yang penting dalam mendukung penyelenggaraan Event HPN 2017 ini. Sejumlah kendaraan sudah dipersiapkan sebagai sarana antar jemput peserta nanti, Pemerintah Provinsi Maluku juga telah bekerja sama dengan 11 Hotel yang tersebar di Kota Ambon dan sekitarnya dalam menyediakan tempat beristirahat bagi para peserta HPN 2017.

Peserta yang akan menghadiri HPN 2017 di perkirakan bisa mencapai 400 orang dan termasuk 11 wartawan asing.

Agenda Acara HPN 2017 yang akan digelar mulai Rabu 1 Februari 2017 antara lain : Sambung Rasa di Islamic Center, dan bertindak sebagai pembicara adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. Setelah itu Kegiatan Donor Darah, yang akan berlokasi di Kantor Gubernur Lantai 7 yang akan dihadiri oleh Peserta Wartawan dan umum, PNS dan TNI/POLRI/Satpol PP yang diperkirakan sebanyak 200 orang.

Sabtu, 4 Februari 2017 : Jalan Sehat / Jalan Santai yang akan dihadiri oleh 1000 warga Maluku. Setelah itu ada juga kegiatan Bersih Teluk, yang dimulai dari pesisir Nusaniwe sampai Tanjung Martafons Poka, yang akan dihadiri oleh PNS dan TNI/POLRI/Satpol PP.

Minggu, 5 Februari 2017 : Pameran HPN dan Maluku Expo 2017 di Lapangan Merdeka.

Senin, 6 Februari 2017 : Pembukaan Pameran HPN 2017 di Lapangan Merdeka. Dan Jamuan Makan Malam oleh Walikota Ambon, yang akan dihadiri oleh para peserta HPN.

6 – 9 Februari 2017 : Bakti Sosial dan Pengobatan Massal di Lapangan Merdeka.

7 – 9 Februari 2017 : Motivasi dan Dongeng Siswa SD yang akan dilakukan di Sekolah Dasar di Ambon.

Selasa 7 Februari 2017 :

  • Seminar IKWI “Menumbuhkan Kepekaan IKWI Terhadap Masalah Kekerasan Perempuan dan Anak” bertempat di Kantor Gubernur Maluku Lantai 7.
  • Seminar “Membranding Maluku” bertempat di Islamic Center.
  • Konferensi Kerja Nasional Pengurus PWI yang bertempat di Baileo Siwalima Karang Panjang.
  • Diskusi Terbatas : Maluku Menggapai Harapan bertempat di Gedung BI, Jl. Pattimura Ambon.
  • Konsolidasi Organisasi IKWI bertempat di Kantor Gubernur Maluku Lantai 7.
  • Seminar World Press Freedom Day bertempat di Baileo Siwalima Karang Panjang.
  • Diskusi Publik Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) “Media Pertahanan untuk Ketahanan Nasional” bertempat di Swiss Bell Hotel.
  • Ramah Tamah / Jamuan Makan Malam bertempat di Pendopo Gubernur Maluku.
  • Hiburan Rakyat bertempat di Lapangan Merdeka.

Rabu, 8 Februari 2017 :

  • Konvensi Nasional Media bertempat di Baileo Siwalima Karang Panjang .
  • Bakti Sosial IKWI 1 bertempat di Halong Atas, Ambon.
  • Pengobatan Gratis dan Penyerahan Paket Sembako bertempat di Desa Hukurila.
  • Seminar Inovasi Pelayanan Publik bertempat di Islamic Center.
  • Sosialisasi Program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertempat di Pelabuhan Pendaratan Ikan, Desa Eri.
  • Bakti Sosial IKWI bertempat di Pantai Lateri Ambon.
  • Diskusi Anugerah Jurnalistik Adinegoro bertempat di Mini Stage di Pameran HPN 2017.
  • Gala Dinner bertempat di Rumah Dinas Wagub Maluku Karang Panjang.
  • Diskusi Sekolah Jurnalisme Indonesia (SII) bertempat di Kantor Gubernur Maluku Lantai 6.
  • Hiburan Rakyat bertempat di Lapangan Merdeka.

Kamis, 9 Februari 2017 : Acara Puncak bertempat di Lapangan Polda Tantui

Jumat, 10 Februari 2017 : Peserta Kembali ke Masing-Masing Daerah

Seminar dan diskusi yang akan digelar mendatangkan narasumber-narasumber hebat, diantaranya Esthy Reko Astuty (Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Wuryanto (Kepala BI Perwakilan Maluku), Rudiantara (Menkominfo), Sri Maulyani (Menteri Keuangan), Luhut B. Panjaitan (Menko Kemaritiman), Sujiwo Tejo, Budiono Darsono, Arswendo Atmowiloto, Prof. Eko Prasodjo, Walikota Bandung, dan Walikota Surabaya.

 

Wakil Gubernur Maluku Dr. Zeth Sahuburua, SH. MH. saat diwawancarai pihak media mengatakan “ Target kita, kita ingin menyatakan secara umum khususnya di Indonesia bahwa Maluku Aman, Maluku Rukun,  dan Maluku Damai.”

“Yang kedua kita ingin menonjolkan kepada Indonesia bahwa inilah Maluku dengan potensi yang luar biasa” berikut tambahan dari Beliau “ Target kita yang berikut adalah kita ingin membuktikan bahwa Maluku ini harus diperhitungkan sebagai suatu kekuatan dalam rangka kepentingan Bangsa Indonesia kedepan, mengapa? Karena Maluku mempunyai potensi laut yang paling besar, Jika produksi ikan 9 juta ton pertahun, Maluku menghasilkan 3 Juta Ton pertahun itu berarti 30% penghasilan ikan secara nasional ada di Maluku. Sehingga kedepan itu harus ada bantuan dari Pemerintah Pusat dalam mendukung perjuangan kita menjadi Lumbung Ikan Nasional.”  

kemudian tambah Wagub “Itu akan diangkat oleh Pers Nasional maupun  Pers Asing supaya dilihat oleh pemerintah pusat bahwa Maluku itu harus mendapat perhatian penuh.”

Melalui Rapat Persiapan HPN 2017 ini, Pemerintah Provinsi Maluku Siap, Antusias dan sangat termotivasi dalam menyelenggarakan HPN 2017 di Maluku. (**)

 

 

 

 

 

Friday, 27 January 2017 08:09

Pelantikan Komisioner KPID Provinsi Maluku

 

Ambon, Pelantikan Komisioner KPID Provinsi Maluku berlangsung di Kantor Gubernur Lantai 7 Ambon (27/01/2017) .

Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff, dan juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Dr. Zeth Sahuburua, SH. MH.

Nama-nama Komisioner yang dilantik adalah sebagai berikut :

 

Ketua : Mutiara Dara Utama, S.Sos. M.I.Kom

Wakil Ketua

: Nia Novicta, S.Sos, M.Si

Bidang Pengelolaan Struktur & Sistem Siaran

M. Asrul Pattimahu, MA.

Rully Simon Puturuhu, S.Sos

 

Bidang Pengawasan Isi Siaran

Syafri Afandi Wakano, S.Sos, M.Si

Melkianus Hendry Wilem PArera, S.Sos

 

Bidang Kelembagaan

Dr. Janes Alexander Uhi, M.Si

 

 

 

Ambon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari rabu, 25 Januari 2017 menggelar acara Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2017 bertempat di Baileo Siwalima Ambon, dengan mengambil Tema “Menjaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan dan Membangun Optimisme untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat ”. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Maluku, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para pemimpin Pelaku Industri Jasa Keuangan, akademisi, asosiasi di Industri Jasa Keuangan serta stakeholder terkait lainnya.

Sebagai lembaga mandiri yang ditugaskan negara, OJK memiliki Visi; Menjadi lembaga pengawas industri jasa keuangan yang terpercaya, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat, dan mampu mewujudkan industri jasa keuangan menjadi pilar perekonomian nasional yang berdaya saing global serta dapat memajukan kesejahteraan umum.

Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff melalui sambutannya mengakui menyambut dengan gembira dan memberikan apresiasi kepada OJK Provinsi Maluku melaksanakan Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan se Provinsi Maluku.

Beliau juga menyampaikan “Mengingat pergumulan kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku perlu kerja keras dan mendapat dukungan pihak OJK, pelaku usaha dan stakeholders lainnya”.

Kondisi kewilayahan Provinsi Maluku yang terdiri atas ribuan pulau ini, mengakibatkan pemerataan pembangunan ke seluruh lapisan masyarakat sangat sulit, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan perbankan, termasuk pelayanan jasa keuangan. Kondisi ini disebabkan karena jaringan kantor perbankan maupun industri jasa keuangan tidak berada di semua wilayah sehingga akses keuangan dan jasa keuangan tergolong rendah.

Namun demikian Provinsi Maluku memiliki kekayaan yang berlimpah. Kekayaan rempah-rempah yang ada di Maluku pernah menjadi primadona dan rebutan dunia internasional. Sebagai daerah archipelago terbesar di Indonesia, Maluku merupakan wilayah penghasil ikan terbesar di Indonesia.

Kemudian yang sangat mencengangkan yakni, kekayaan alam Gas di Blok Masela yang disebut oleh para ahli sebagai gas abadi di dunia. Masih banyak lagi kekayaan alam Maluku yang sudah dikelola maupun yang akan dikelola ke depan. Pada saatnya nanti, dengan kehadiran kilang Gas di Blok Masela dan dampak turunan aktivitas ekonomi di sektor jasa, mesti kita manfaatkan sebaik-baiknya, sehingga aktivitas investasi kita, bukan hanya bertujuan ekonomis tetapi dapat menciptakan Multipliere Effect (efek pengganda) bagi kesejahteraan masyarakat, dan terutama menjaga masa depan generasi mendatang dalam konsep Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development).

Kekayaan alam yang ada di Maluku dapat menjadi kekuatan untuk membangun komitmen dan soliditas semua pihak yang terkait untuk memajukan kegiatan ekonomi Provinsi Maluku dan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, Provinsi Maluku masih diperhadapkan dengan masalah pembangunan lainnya antara lain:

Data BPS, menunjukan bahwa, jumlah penduduk miskin di Maluku pada bulan September 2016 sebanyak 331,79 ribu jiwa (19,26%). Dibandingkan dengan penduduk miskin pada bulan Maret 2016 yang berjumlah 327,72 ribu jiwa (19,18%), tingkat kemiskinan di Provinsi Maluku naik sebanyak 0,08 yakni bertambah sebanyak 4.070 jiwa penduduk miskin. Dengan jumlah 19,26% penduduk miskin, dari total penduduk, membuat Maluku menempati peringkat keempat tertinggi secara nasional.

Sementara  Berdasarkan data Bank Indonesia, dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Maluku, dapat dikemukakan bahwa, Pertumbuhan ekonomi Maluku tercatat melambat pada triwulan III-2016, yaitu mencapai 5,68%, dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 6,32%. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,02%. Dari sisi permintaan, melambatnya pertumbuhan ekonomi Maluku dipengaruhi oleh melambatnya konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan investasi. Prospek perekonomian daerah; pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku pada triwulan I-2017, diperkirakan tumbuh stabil dalam rentang 5,8%-6,2%.

Pada sisi lain, Inflasi tahunan Provinsi Maluku pada triwulan III-2016 lebih rendah dari agregat inflasi Sulawesi, Papua, Bali, Nusa Tenggara, maupun Nasional. Laju inflasi Provinsi Maluku tercatat 2,90% pada triwulan III-2016. Prospek inflasi pada triwulan I-2017 berada pada rentang 4,7% - 5,1%, atau lebih tinggi dari triwulan III-2016 dalam rentang 3,7% - 4,1%.

Tiga Indikator ekonomi tersebut, mewakili indikator ekonomi makro lainnya di Provinsi Maluku, yang patut dicermati. Selain itu, hal tersebut dapat menjadi sumber inspirasi untuk memunculkan gagasan dalam industri jasa keuangan serta mengembangkan berbagai kegiatan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apalagi dalam konteks sosial-kemasyarakatan Maluku memiliki modal sosial-kultural yang sangat baik, antara lain, stabilitas sosial-politik yang cukup sehat, serta dewasa ini telah tumbuh dan berkembang menjadi salah satu provinsi yang memiliki indeks kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia. Kondisi seperti ini merupakan modal sosial (social capital) sangat penting untuk proses percepatan pembangunan di daerah ini.

Gubernur Maluku mengatakan dalam  akhir sambutannya bahwa “Saya percaya, tantangan dan kendala yang akan kita hadapi bersama akan terlewati, jika kita berkomitmen bersama memajukan dan meningkatkan kinerja perekonomian dan terutama kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku, dalam rangka mewujudkan visi pembangunan Provinsi Maluku, yaitu: “Mantapnya Pembangunan Maluku Yang Rukun, Religius, Aman, Berkualitas dan Demokratis Dijiwai Semangat Siwalima Berbasis Kepulauan Secara Berkelanjutan”. (**)

 

Ambon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar acara Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2017, yang bertempat di Baileo Siwalima Ambon.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku, Bambang Hermanto dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun 2016 bukanlah tahun yang mudah, terlebih dalam beberapa waktu terakhir dinamika perekonomian global dan nasional berlangsung begitu cepat. Namun di tengah seluruh dinamika tersebut, capaian kinerja ekonomi nasional masih tercatat positif. Di saat banyak negara mengalami perlambatan pertumbuhan. PDB Indonesia tetap dapat tumbuh cukup tinggi dan lebih baik dari tahun sebelumnya. “Pada level provinsi, meskipun pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku sempat mengalami perlambatan pertumbuhan pada akhir tahun 2016 namun pertumbuhan tersebut masih tercatat lebih tinggi dari pertumbuhan nasional.” Kata Bambang. Menurutnya, secara kuantitatif indikator keuangan perbankan dan industri keuangan non bank di Provinsi Maluku tercata tumbuh positif. Hal tersebut ditujukan dengan nilai pencapaian aset dan penyaluran dana ke masyarakat dalam bentuk kredit.

Di Provinsi Maluku aset industri perbankan (bank umum dan BPR), tercata tumbuh positif. Pertumbuhan total asset posisi desember 2016 year on year sebesar Rp 1.09 T atau 6.49% dari posisi desember 2015. Kondisi tersebut sejalan dengan pertumbuhan penyaluran dana dalam bentuk kredit yang meningkat sebesar Rp 1.01 T atau 11.65% dari posisi desember 2015. Pertumbuhan penyaluran dana ke masyarakat dalam bentuk kredit di Provinsi Maluku sebesar 11.65% lebih tinggi dari pertumbuhan kredit rata-rata nasional yang pada posisi November 2016 tercatat tumbuh sebesar 8.76% (y-o-y). hal tersebut merupakan suatu catatan positif terhadap kinerja penyaluran kredit di Provinsi Maluku. Pada industri keuangan non bank. Pada posisi november 2016 total aset dana pensiun dan piutang pembiayaan se-Provinsi Maluku tercatat tumbuh sebesar 19.91% dari Rp 424.93 Milliar menjadi Rp 483.82 Milliar dan pada posisi yang sama total aset dana pensiun tumbuh sebesar 4.15% dari Rp 138.10 Milliar menjadi Rp 143.83 Milliar.” Kata Bambang.

Program Gerakan Simpanan Pelajar di 100 pulau, telah menyasar lembaga pendidikan setingkat PAUD, SD, SMP, dan SMA, dimana sebanyak 506 lembaga pendidikan telah melakukan kerjasama dengan bank penyelenggara Simpan Pelajar untuk aktivasi SimPel dengan jumlah rekening sebanyak 19.655 rekening dan jumlah saldo sebesar Rp 2.502.999.505,-. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan dengan posisi awal tahun 2016 yakni jumlah sekolah bertambah 487 sekolah atau meningkat 26 kali lipat, jumlah rekening meningkat 16.35 kali lipat dan jumlah saldo meningkat 21.56 kali lipat.

Untuk mendukung program pemerintah Provinsi Maluku menjadikan Banda Neira sebagai Kawasan Khusus Pengembangan Pariwisata,  Bambang menyampaikan bahwa pada tanggal 14 dan 15 desember 2016, TPAKD telah melaksanakan kegiatan seminar dan workshop mengenai Permberdayaan Ekonomi Masyarakat di Sektor Pariwisata kepada Pelaku Usaha Home Stay dan UMKM yang terkait dengan Kepariwisataan di Banda Neira serta workshop/pelatihan kerajinan berbahan dasar cengkeh dengan sasaran pemberdayaan ekonomi ibu-ibu rumah tangga produktif yang dilanjutkan dengan edukasi keuangan mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, dengan tujuan agar ibu-ibu dapat mengelola dan mengatur keuangannya dengan baik. Tindak lanjut dari program ini diharapkan ada program pendampingan lanjutan serta standarisasi layanan/produk. (**)

Page 41 of 51

Iklan Layanan Masyarakat

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

           
 

GPR

 

INFO BMKG

Top