Berita Lowongan Kerja Terbaru

Semmy

Tuesday, 14 November 2017 13:14

Kapolri Puji Pesatnya Pembangunan di Ambon

AMBON - Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Tito Karnavian memuji perkembangan yang terjadi begitu cepat di Maluku khususnya Kota Ambon, pasca tragedi kemanusiaan yang pernah melanda daerah ini tahun 1999 lalu.

"Jika dibandingkan dengan daerah lain yang pernah dilanda konflik, perkembangan di Maluku khususnya Kota Ambon sangat jauh pesat perubahannya," ujar Tito.

Hal ini dikatakan Kapolri, dalam sambutannya pada acara makan malam bersama jajaran Polri dan Muspida Maluku yang juga dihadiri Gubernur Maluku Said Assagaff, bertempat di The Natsepa Hotel, Senin (13/11) malam.

“Perkembangan di Maluku khususnya Kota Ambon sangat pesat, saya sangat kagum dengan perkembangan yang terjadi di daerah ini,” ujar Kapolri.

Pada kesempatan tersebut Kapolri juga mengungkapkan selama dirinya menjabat Kapolri baru kali ini melakukan kunjungan resmi ke Polda Maluku dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Brigade Mobil (Brimob) Polri ke-72.

“Sebelumnya saya sudah beberapa kali datang melaksanakan tugas, tetapi saat itu belum menjabat sebagai Kapolri, dan saya tidak pernah melaksanakan kunjungan kerja secara resmi di Kota Ambon," ujar Tito.

Menurut dia, itu menandakan bahwa Kota Ambon adalah daerah yang aman, karena dirinya banyak melaksanakan kunjungan kerja secara resmi, biasanya ke wilayah yang ada masalah.

Tito mengaku pertama datang di Kota Ambon pada tahun 2005, dan saat itu masih terasa suasana konfliknya, yang tentu sangat jauh berbeda dengan sekarang.

Dia juga menyebut, Kota Ambon sangat cepat recovery dibandingkan dengan daerah konflik yang lain seperti Poso.

"Alhamdulillah pembangunan pasca konflik di Ambon sangat cepat hampir tidak terlihat bangunan bekas konflik, hal ini membutikan sinergitas antara TNI-Polri dan seluruh pihak sangat baik," imbuhnya.

Kota Ambon, dinilai Tito, sangat baik dijadikan tempat untuk pangkalan gerak membatu wilayah konflik di wilayah timur yang jauh dari pusat ibu kota.

“Polri harus bisa bekerjasama dengan TNI, pemda dan tokoh tokoh masyarakat, dan sinergitas yang ada saat ini harus kita pertahankan serta dinamika politik tidak boleh memecah kita, apapun yang terjadi kita utamakan keamanan,” tandasnya.

Sementara itu Gubernur Maluku Said Assagaff, pada sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolri Jendral Tito Karnavian dan rombongan di Maluku khususnya Kota Ambon.

Pada kesempatan tersebut Assagaff juga mengajak Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk dapat mengunjungi objek wisata di Kota Ambon, salah satunya Pulau Pombo.

“Selamat datang Pak Kapolri dan rombongan di Kota Ambon Manise. Dan selamat menikmati keindahan wisata di kota ini . Salah satunya, kalau Pak Kapolri punya kesempatan bisa mengunjungi Pulau Pombo yang tidak terlalu jauh letaknya. Bisa menikmati keindahan laut di sekitarnya,” ajak Assagaff, yang pada kesempatan tersebut juga menyinggung sangat baiknya kerja sama TNI-Polri dan Pemerintah Maluku saat ini.

Turut Hadir pada acara jamuan maka malam tersebut Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Drs. Unggung Cahyono, Kabareskrim Polri, Komjen Pol Drs. Ari Dono, Kakor Sabhara Polri, Irjen Pol Drs. Umar Septono, Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Deden Juhara, Kapusdokes Polri, Irjen Pol Arif Sulistianto, Asrena Polri, Irjen Pol Drs. Bambang Suhawibowo, Kasdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Tri Soewandono, Wakpolda Maluku, Brigjen Pol Drs. Daniel Pasaribu, Kajati Maluku, Manumpak Pane, Ketua Pengadilan Tinggi Maluku, Karo Pal Slog Polri, Brigjen Pol. Drs. Widodo Eko Prihastopo, MM, Karo Penmas, Brigjen Pol Drs Rikwanto, Karo Provos Brigjen, Pol Drs Refdi Andri, M.Si, Koorpsripim, Kombes Rachmat Wibowo, Sik.(*)

BANDA - Gubernur Maluku Ir. said Assagaff membuka Seminar Internasional Memperingati 350 Tahun Perjanjian Breda, di Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (11/11/2017).

"Seminar internasional tentang perjanjian Breda ini sangat penting dan strategis, untuk kita lakukan berdasarkan tiga alasan utama," ujar Assagaff.

Pertama, menurut dia, Perjanjian Breda menegaskan bahwa pada masa lalu Maluku dan khususnya Banda merupakan pulau rempah-rempah yang sangat kaya, sehingga secara geo-ekonomi punya pegaruh sangat besar dalam perdagangan internasional dan perubahan iklim sosial budaya dan politik global.

"Sebagai contoh proses penyiaran agama dilakukan melalui jalur perdagangan, dan karena harum semerbak perdagangan rempah-rempah itu pula yang melahirkan proses kolonialisasi di daerah ini dan Nusantara secara umum," tuturnya.

Kedua, lanjut Assagaff, seminar ini juga sejatinya dapat menjadi momentum untuk mengembalikan lagi kejayaan rempah-rempah di bumi raja-raja ini. Baik dalam posisinya sebagai komoditi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, tetapi juga menjadi simbol identitas kultural masyarakat Maluku.

"Dan yang ketiga, mengenang perjanjian Breda dapat kita jadikan sebagai media dialog dan silaturrahim lintas peradaban, antara Maluku, khususnya Banda dengan Belanda, Inggris, dan Amerika," terangnya.

Dimana masa lalu itu, menurut Assagaff, bukan dijadikan alasan untuk bermusuhan, tetapi menjadi momentum untuk membangun pertalian sejati.

Sebagaimana diketahui, sejak awal abad ke-12, Kepulauan Banda menjadi sentral perdagangan rempah-rempah dunia.

Pada masa itu, Pulau Rhun yang hanya memiliki panjang 3 km dan lebar kurang dari 1 km menjadi begitu krusial karena nilai rempah pala (baca: dari pohon pala; Myristica fragans) dimana hanya ditemukan di Kepulauan Banda dan memiliki kepentingan ekonomi besar bahkan mengubah peta perdagangan dunia.

Akibatnya, Inggris dan Belanda terlibat dalam pertempuran demi pertempuran demi mendapatkan Pulau Rhun sekaligus pala-nya.

Hingga akhirnya terjadilah Perjanjian Breda, yaitu penawaran pertukaran Pulau Rhun sebuah pulau vulkanik kecil yang dikuasai Inggris ditukar dengan Manhattan sebuah pulau dengan tanah rawa di ujung selatan Sungai Hudson, satu dari lima bagian kota yang membentuk New York kini.

Seminar internasional ini sendiri, merupakan acara yang menutup Pesta Rakyat Banda 2017, yang digelar sejak 11 Oktober hingga 11 November 2017.

Pesta Rakyat atau disebut juga Festival Rakyat Banda ini, menghadirkan serangkaian kegiatan seperti bazar kerajinan tangan, pameran, kelas penulisan, kelas menggambar sketsa, hingga pertunjukan tari, musik, serta teater.

Perhelatan Pesta Rakyat Banda diharapkan mampu membangkitkan kembali ingatan tentang pentingnya Kepulauan Banda dalam sejarah Indonesia. Kegiatan ini juga demi membuka mata dunia untuk melihat dan menikmati keindahan Banda dan kekayaan sejarahnya yang telah memberi warna unik pada budaya lokal.(*)

Monday, 13 November 2017 07:57

PELANTIKAN 9 KEPALA PEMERINTAHAN

Gubernur Maluku Said Assagaff memberikan sambutan pada acara pelantikan sembilan (9) Kepala Pemerintahan Negeri di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Sebelumnya, Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua mekantik 9 kepala negeri tersebut di Istana Mini Banda. - Foto: Humas Pemprov Maluku -

Monday, 13 November 2017 07:54

AGROWISATA PALA ORGANIK

Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff dan Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, SH melakukan Pencanangan Kawasan Argowisata Pala Organik di Dusun Mangkobatu Desa Rajawali Kec. Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (11/11/2017), yang ditandai dengan penanaman bibit tanaman pala organik. Pada kesempatan yang sama, Gubernur melepas burung Merpati ke udara sebagai tanda pelestarian marga satwa di Dusun Mangku Batu tersebut. - Foto: Humas Pemprov Maluku dan Humas Pemkab Maluku Tengah -

Monday, 13 November 2017 07:51

PAMERAN DOKUMENTER 350 TAHUN BREDA

Gubernur Maluku Said Assagaff, bersama Duta Besar Indonesia untuk Belanda dan Duta Besar Indonesia untuk China serta sejumlah undangan, meninjau pameran dokumenter mengenai Perjanjian Breda, yang mempertukarkan Pulau Rhun (Kepulauan Banda) dengan Manhattan (Amerika Serikat), yang berlangsung di Belanda 350 tahun lalu. Kunjungan Gubernur dan sejumlah undangan lainnya ini berlangsung di sela-sela Seminar Internasional 350 Tahun Perjanjian Breda, di Pulau Banda, Sabtu (11/11/2017). - Foto: Humas Pemprov Maluku -

Monday, 13 November 2017 07:48

PENCANANGAN KAMPUNG KB

Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff bersama Bupati Maluku Tengah Hi Tuasikal Abua,SH melakukan Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Negeri Administratif Kampung Baru Kec. Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (11/11/2017), yang ditandai dengan pemukulan tifa dan penyerahan alat bantu KB. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian Balai Penyuluh KB yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Ny. Retty Assagaff dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tengah Ny. Tuasikal Abua. - Foto: Humas Pemprov Maluku -

Friday, 10 November 2017 07:46

PEMBANGUNAN DERMAGA WOKAM

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Maluku Jasmono, pemimpin Rapat Pembahasan dan Mediasi antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat RI, Pemerintah Kabupaten Aru, dan Ombudsman RI Perwakilan Maluku, terkait Penyelesaian Ganti Kerugian untuk pembangunan dermaga feri di Pulau Wokam Aru. Rapat pembahasan dan mediasi tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Kamis (9/11/2017). - Foto: Humas Pemprov Maluku -

 

Friday, 10 November 2017 07:44

INVESTOR CHINA

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Badan Investasi Maluku, bersama mantan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, bertemu dengan investor asal China, di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (8/11/2017). Pada pertemuan ini, dibicarakan tentang kemungkinan kerjasama di bidang perkebunan, perikanan budidaya dan tangkap, serta bidang kehutanan. - Foto: Humas Pemprov Maluku -

Friday, 10 November 2017 07:40

PERSIAPAN PESPARANI NASIONAL

Rapat panitia persiapan penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional tahun 2018 di Maluku, bersama Wakil Gubernur Zeth Sahuburua di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (8/11/2017). - Foto: Humas Pemprov Maluku -

Friday, 10 November 2017 07:19

MUSDA ARDIN MALUKU

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua membuka Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang & Distribusi Indonesia (ARDIN) Provinsi Maluku, yang digelar dengan tajuk "Membangun Kemitraan yang Profesional dan Bertanggung Jawab", berlangsung di Swiss Belhotel Ambon, Kamis (8/11/2017). - Foto: Humas Pemprov Maluku -

Page 10 of 40
asiangames2018.id
Website Asean Games 2018
Logo Asean Games
Mengintip Makna Logo Asian Games 2018

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

           
 

LINK

INFO BMKG

Info Cuaca dan gelombang
17 - 18 April 2018
 

INFO GEMPA

 

 
 
INF BMKG-BPBD-STAKEHOLDER
Top