Berita Lowongan Kerja Terbaru

Admin

Thursday, 10 November 2016 03:16

Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016

Badan Nasional Penanggulangan Trorisme RI (BNPT) bekerja sama read more

Ambon- Badan Nasional Penanggulangan Trorisme RI (BNPT) bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPP) Maluku, menggelar Sosialisasi (Dialog) Desiminasi Peliputan dan Peningkatan Profesionalisme Media Dalam Meliput Isu-Isu Terorisme di Maluku, berlangsung di Aula UKIM Ambon, Kamis (3/11/2016).

Peserta Dialog berasal dari perwakilan pers di Maluku, perwakilan Mahasiswa, perwakilan Humas Polda Maluku, perwakilan Dinas Kominfo Maluku, perwakilan Humas Pemkot Ambon dan perwakilan Humas Provinsi Maluku.

Sekretaris FKPP Maluku Pdt Ade Manuhutu, S.Th. SE membuka dengan resmi Dialog tersebut mangatakan, Provinsi Maluku sangat berbeda dengan tempat lain di Indonesia namun bukan berarti tidak ada terorisme.

Dikatakan demikian, karena perilaku radikalisme ada dimana-mana orang yang radikal belum tentu terorisme, tetapi orang yang terorisme pasti radikal yang ujung-ujungnya adalah tindakan kekerasan.

Untuk diketahui, FKPP di Maluku belum bisa mendeteksi adanya radikal dan terorisme di daerah ini, namun demikian pihaknya selalu memberikan pencegahan dan selalu mendapat dukungan dari komponen masyarakat, pemuda, dosen, dan lain-lain.

Terhadap dialog ini kata Manuhutu, ada 13 pedoman sesuai Peraturan Dewan Pers Nomor 1 tahun 2015, harus dimiliki oleh wartawan dalam meliiput dan menulis sebuah berita terorisme, salah satunya adalah informasi/berita teroris harus jelas sumbernya bukan beritanya sudah naik baru kemudian dilakukan konfirmasi.

Diharapkan, dialog ini dapat memberikan masukan dan pengalaman agar wartawan semakin lebih arif dan bijaksana dalam tugas peliputan isu terorisme di Maluku.(***)

img_518711

Ambon,

Tanggal 29 Oktober 2016 menjadi hari yang bersejarah bagi seluruh masyarakat kota Ambon dimana hari tersebut dijadikan sebagai peringatan “Hari Musik Ambon”

  Demikian disampaikan Penjabat Walikota Ambon, Ir. Frans J. Papilaya, M.Si dalam sambutannya pada pencanangan Ambon menuju Kota Musik Dunia, Sabtu (29/10) di Lapangan Merdeka.

“Tanggal 29 Oktober 2016 menjadi tonggak sejarah baru bagi kebangkitan musik Ambon dalam kancah pembangunan nasional yang berdimensi Internasional karena itu tidak berlebihan maka tanggal ini dijadikan sebagai peringatan Hari Musik Ambon,” katanya.

Papilaya menjelaskan di tahun 2016 Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf) RI menggagas konsep program untuk menjadikan Ambon Sebagai Kota Musik Dunia versi UNESCO, dimana musik menjadi instrumen pembangunan guna mendatangkan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat.

img_5231Papilaya mengakui untuk menjadi kota musik dunia tentunya diperlukan proses yang panjang, apalagi dengan berbagai keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur yang dimiliki kota Ambon, maka bantuan maksimal dari BEKraf RI sangat diharapkan.

 “Pemerintah dan masyarakat Kota Ambon menyambut dengan gembira dan menaruh harapan program ini akan mendapat dukungan dari BEKraf dan Pemerintah pusat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bekraf RI, Triawan Munaf, mengatakan Ambon identik dengan musik, oleh sebab itu sudah tepat apabila kota ini dicanangkan sebagai kota musik di Indonesia dan diakui juga oleh dunia.

“Hanya Ambon yang memiliki brand sebagai kota musik. Kota-kota lain di Indonesia sudah dihimbau agar tidak memakai brand tersebut,” tukas Munaf. (RA/MT)

Ambon, 

Tim Komisi VIII DPR-RI yang berkunjung ke Maluku menyerahkan sejumlah bantuan dari kementerian yang merupakan mitra kerjanya kepada pemerintah provinsi senilai Rp 2,2 miliar.

Bantuan sosial tersebut diserahkan Ketua Tim Komisi VIII DRP-RI, Achmad Mustaqim dan diterima Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, di Ambon, Selasa (1/11).

Bantuan yang diserahkan di antaranya Rp1,5 miliar dari Kementerian Agama, di mana peruntukan dan penggunaannya akan diatur oleh Pemprov bersama Kanwil Kementerian Agama Maluku.

Sedangkan sisanya Rp 746 miliar berasal dari Kementerian Sosial untuk membiayai sejumlah program rehabilitasi sosial di Maluku, diantaranya bantuan asistensi kelompok lanjut usia (Aslut) tahun 2016 sebesar Rp 360 juta kepada 900 lansia terlantar. Masing-masing lansia menerima bantuan sebesar Rp 200 ribu per orang selama dua bulan.

Selain itu bantuan kebutuhan pokok senilai Rp 15 juta kepada 100 orang Lansia atau Rp 150 ribu per orang, bantuan asistensi sosial sebesar Rp 181 juta kepada 300 penyandang disabilitas berat, di mana masing-masing memperoleh Rp 300 ribu selama dua bulan.

Begitu juga bantuan kebutuhan anak tahun 2016 sebesar Rp 40 juta dan dibagikan kepada 200 anak masing-masing sebesar Rp 200 ribu per orang selama satu tahun dan bantuan usaha ekonomi produktif sebesar Rp 150 juta untuk disalurkan kepada 30 orang korban penyalahgunaan napza, masing-masing sebesar Rp 5 juta per orang.

Ketua Tim Komisi VIII, Achmad Mustaqim berharap bantuan yang diserahkan tersebut, dapat membantu penanganan berbagai masalah sosial di Maluku, terutama mengurangi beban penyandang masalah sosial.

"Khusus bantuan dari Kementerian agama, kendati pemanfaatannya akan diatur oleh kanwil Kementerian Agama di Maluku, tetapi diharapkan dapat berdampak memperkuat jati diri Maluku sebagai laboratorium kerukunan umat beragama," katanya.

Menurutnya, Komisi yang dipimpinnya selalu memanfaatkan kunjungan ke daerah untuk menyerahkan berbagai bantuan dari kementerian terkait yang menjadi mitra kerjanya, sehingga diharapkan dapat berdampak meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengatasi berbagai masalah sosial yang dihadapi.

Wagub Zeth Sahuburua mengapresiasi bantuan kementerian terkait yang diserahkan dan berharap komisi VIII dapat memperjuangkan aspirasi dan rencana pembangunan yang diprogram pemerintah provinsi Maluku di masa mendatang.

Menurutnya, perkembangan pembangunan di Maluku yang semakin pesat, tidak terlepas dari berbagai masalah sosial yang terjadi, terutama peredaran narkotika dan obat-obat terlarang, bertambahnya para penyandang masalah sosial serta kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak.

Selain itu, Maluku juga telah dipetakan oleh BNPB sebagai salah satu daerah yang rentan bencana alam gempa bumi dan air pasang (tsunami) karena terletak pada pertemuan tiga lempeng besar dunia yakni Pasifik, Indo Australia dan Eurasia.

Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia, bertemu dengan Lempeng Pasifik sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan.

Di samping itu juga rawan bencana banjir dan tanah longsor sebagai akibat perubahan musim timur dan barat, maupun pengaruh iklim dari negara tetangga Australia.

"Karena itu kami berharap perhatian serius pemerintah pusat terhadap kondisi di Maluku dengan melakukan berbagai langkah antisipasi bencana alam, sehingga dapat meminimalisasi jatuhnya korban jiwa maupun harta benda saat terjadi bencana," katanya. (TM)

Wednesday, 02 November 2016 06:49

Search

Ambon,

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua mengatakan, pemerintah provinsi menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 2,75 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) tahun 2016.

"Target pendapatan dalam RAPBD Perubahan ini mengalami kenaikan Rp 266,08 miliar dibanding target pendapatan sebesar Rp 2,48 triliun yang sudah ditetapkan dalam APBD murni 2016 atau ada kenaikan target 10,73 persen," kata wagub saat menyampaikan pidato pengantar nota keuangan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2016 di Ambon, Rabu (26/10).

Pidato pengantar tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Maluku dipimpin Wakil Ketua DPRD setempat, Syaid Mudzakir Assagaff.

Menurut wagub, peningkatan pendapatan tersebut bersumber dari PAD yang semula ditetapkan sebesar Rp 527,23 miliar di APBD murni naik menjadi Rp 655,70 miliar dalam RAPBD Perubahan 2016, serta dana perimbangan diproyeksikan sebesar Rp 2,05 triliun dalam APBD Perubahan.

Selanjutnya pada kelompok lain-lain pendapatan daerah yang sah semula ditetapkan sebesar Rp 354,80 miliar mengalami pengurangan sebesar Rp 315,16 juta sehingga pada perubahan anggaran menjadi Rp 39,64 miliar atau turun 88,83 persen.

"Pada bagian belanja daerah yang semula ditetapkan Rp 2,56 triliun direncanakan meningkat menjadi Rp 2,80 triliun atau naik 9,50 persen," kata wagub.

Peningkatan ini terjadi pada kelompok belanja tidak langsung maupun belanja langsung, dimana untuk kelompok belanja tidak langsung semula ditetapkan sebesar Rp 1,14 triliun, namun dalam RAPBD Perubahan ini mengalami peningkatan menjadi Rp 1,22 triliun.

Sementara untuk belanja langsung yang semula ditetapkan sebesar Rp 1,41 triliun dalam APBD murni 2016 naik menjadi Rp 1,58 triliun dalam perubahan anggaran.

Wagub menjelaskan, dari gambaran perubahan pendapatan daerah tahun 2016 sebesar Rp 2,75 triliun jika dibandingkan dengan perubahan belanja daerah tahun ini sebesar Rp 2,80 triliun maka terjadi penurunan dalam defisit anggaran dari Rp 77,23 miliar menjadi Rp 53,97 miliar atau terjadi penurunan sebesar 30,11 persen dalam RAPBD Perubahan 2016.

"Pemprov berharap lewat penyerahan RAPBD Perubahan 2016 kepada legislatif nantinya akan ditelaah dan dibahas bersama eksekutif guna mendapatkan persetujuan bersama agar dievaluasi oleh Kemendagri dan akhirnya bisa ditetapkan sebagai peraturan daerah," ujar wagub. (TM)

Ambon,-

Setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2016-2020 beberapa waktu lalu,  akhirnya Ir. Said Assagaff dilantik secara langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar  Drs.Setya Novanto,AK bertempat di Hotel Natsepa Kabupaten Maluku Tengah, Selasa 18/10/16.

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Ir. Said Assagaff dalam sambutannya mengatakan pelantikan ini merupakan sebuah amanah, dan menjadikan Maluku sebagai basis kemenangan dalam ajang Pilkada, Pilpres, maupun pemilihan Pimpinan Daerah lainnya.

Dijelaskan lagi, tahun 2017 mendatang, di Provinsi Maluku ada 5 Kabupaten/Kota yang akan mengikuti perhelatan Pemilihan Kepala Daerah yakni, Kabupaten MTB, Kabupaten Buru, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten SBB dan Kota Ambon, dipastikan Partai Golkar akan memenangkan perhelatan tersebut, yakin Assagaff.

 

Ambon,-

Guna memperkuat perekonomian di Provinsi Maluku, Bank Indonesia menggelar acara seminar yang dikhususkan bagi pelaku dunia usaha di Maluku, dibawah sorotan tema” Mendukung Wirausaha Kreatif memperkuat Ekonomi" bertempat di aula Bank Indonesia kemarin(6/9).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Maluku, perwakilan Bank Indonesia Papua, Kadin Maluku, Tokoh Agama, Pelaku Usaha di Provinsi Maluku dan Kota Ambon, tokoh Masyarakat dan undangan lainnya.

Gubernur Maluku dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Maluku, Hamin Bin Tahir,SE mengatakan dalam era globalisasi persaingan ekonomi semakin ketat dan pelaku usah dituntut untuk dapat bertahan dan mengembangkan usahanya.

Untuk itu, dalam seminar kewirausahaan yang digelar oleh Bank Indonesia Cabang Maluku, merupakan suatu strategis dalam membangun semangat kewirausahaan ditengah masyarakat terutama pelaku dunia usaha.

“ Dunia usaha saat ini merupakan trend perekonomian, dimana dapat memacu para pelaku usaha dalam mempertahankan usahanya di era dunia globalisasi yang semakin berkembang dewasa ini. Dan kegiatan yang dilakukan oleh Bank Indonesia dikhususkan kepada pelaku usaha dan ini merupakan ilmu yang sangat penting”, jelas Tahir.

Perlu diketahui, kegiatan seminar yang digagas oleh BI, merupakan suatu strategis guna membangun semangat wirausaha bagi pelaku dunia usaha di Provinsi Maluku.

Dijelaskan lagi, pengembangan usaha dan karakter harus disebarluaskan, karena ini merupakan bekal untuk dapat menyelami dunia kewirausahaan yang nantinya dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru dan professional dan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Ajak Tahir.

“Karakter dari wirausaha, harus ditunjukkan secara professional, karena karakter seperti itu sangat penting untuk dipelajari dalam kehidupan sehari-hari, karena peluang dan tantangan masa kini dengan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) maka seluruh potensi UMKM demi kemaslahatan masyarakat”.

Saat ini, lanjut Tahir akan diresmikan pojok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang akan dijadikan sebagai tempat tukar pikiran bagi pelaku UMKM dalam pengembangan usahannya sekaligus saran komunikasi bagi pelaku dunia usaha.  

 

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ronald Waas dalam sambutannya mengatakan, memasuki triwulan ke-IV kondisi perekonomian Indonesia masih dihadapkan dengan tantangan yang berat, diakibatkan dengan kondisi perekonomian global.

Kodisi perekonomian global saat ini, lanjut Waas  diakibatkan dengan masih tingginya perekonomian di pasar global ekonomi dunia tumbuh 3,5 persen dan ketika dikoreksi hanya mencapai 3 persen ketika dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 3,1 persen.

Bagi Negara yang bertumpuh pada komoditi mentah seperti Indonesia,hal ini menyiratkan pesan bahwa kedepannya pemulihan perekonomian masih dijalan terjal, tambahnya.

Perekonomian Indonesia masih diwarnai dengan pertumbuhan yang melambat, pertumbuhan kredit yang masih rendah dan diikuti dengan resiko kredit bermasalah serta keraguan terhadap APBN dalam membiayai biaya pemerintah.

Berdasarkan data yang diperoleh, dari 57,9 persen juta unit usaha yang ada di Indonesia, 99,9 persen diantaranya  merupakan UMKM yang menyerap tenaga kerja mencapai 114 Juta Orang (97 persen), kata Waas.(**)

 

Wednesday, 05 October 2016 01:51

Dari Puncak HUT TNI Ke-71

 

Pangdam: “TNI tetap Berjuang bersama Rakyat”

Ambon,-

Sikap patriotisme dan rasa cinta tanah air ditunjukkan oleh para prajurit Tentara Nasional Indonesia Maluku sebagai salah satu rasa tanggung jawab dalam membela negara, ditunjukan oleh peran serta dalam upacara yang dielenggarakan dalam memperingati Hari Ulang Tahun TNI ke-71 bertempat di lapangan merdeka Ambon (5/9/2016) .

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff, Kapolda Maluku Brigjen.Pol. Drs. Ilham Salahudin, SH, M.Hum, Pejabat Walikota Ambon Frans Papilaya, Ketua Sinode A.J Werinussa,Ketua DPRD Maluku Edwin Huwae, Rektor Unpatti Nus Sapteno, para Purnawirawan serta undangan lainnya .

Bertindak selaku inspektur upacara,  Pangdam XVI Pattimura Mayor TNI Doni Mornado dan Komandan Upacara Letkol TNI Armed Heri Widyamoko, dibawah sorotan tema” Bersama rakyat TNI kuat, Hebat, Profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

Panglima TNI Angkatan Darat Jendral TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Pangdam XVI Pattimura Mayor TNI Doni Monardo mengatakan para prajurit harus menjunjung nilai patriotisme dan cinta tanah sebagai wujud rasa tanggung jawab dan cinta kepada bangsa dan Negara.

Selain itu, para prajurit dalam merayakan hari ulang tahunnya, merupakan laporan kepada masyarakat atas kekuasaan TNI yang telah dilaksanakan dalam upaya menumpas terorisme di bumi Indonesia.

Dikatakan lagi, makna yang terkandung dalam HUT TNI yakni TNI tumbuh dan berkembang serta berjuang bersama rakyat, dan terus bergerak berjuang bersama rakyat ditengah-tengah era globalisasi.

Prajurit  TNI akan terus memberi sumbangsih kepada Bangsa dan Negara, dan beberapa tugas TNI kepada masyarakat Indonesia yakni Penanggulangan kebakaran hutan, Operasi menumpas terorisme, dan sebagainya, jelas Nurmantyo.

Untuk itu, dengan kegigihan para prajurit TNI berjuang bersama rakyat, maka pemerintah menaikan remunerasi kepada para prajurit TNI diseluruh Indonesia dan pemberlakukan kenaikan remunerasi tersebut sudah berlangsung sejak Oktober 2015 silam.

Perlu diketahui, usai dilaksanakan upacara, para prajurit menyuguhkan atraksi drama kolosal sebagai wujud kecintaan akan tanah air yang menceritakan bagaimana perang rakyat Maluku yang dikomandai oleh Thomas Matulessy (Kapitan Pattimura red).

Drama kolosal tersebut menunjukkan bagaimana perang Pahlawan asal Maluku yakni Kapitan Pattimura bersama rekan-rekannya berjuang untuk mempertahankan Maluku dari tangan para penjajah dan pada akhirnya Pahlawan asal Maluku harus ditangkap dan digantung di depan benteng Victoria.

“Jadi drama kolosal ini menunjukkan bagaimana rasa cinta kita kepada Bangsa dan Negara, demi untuk menjaga harkat dan martabat bangsa kita, kita harus rela berjuang mempertahankan daerah kita dari tangan para penjajah walaupun nyawa taruhannya, TNI akan selalu berjuang bersama rakyat”.(**)

 

Page 35 of 43

Iklan Layanan Masyarakat

asiangames2018.id
Website Asean Games 2018
Logo Asean Games
Mengintip Makna Logo Asian Games 2018

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

           
 

GPR

 

INFO BMKG

Info Cuaca dan gelombang
23 - 25 Juli 2018
 

INFO GEMPA

 

 
 
INF BMKG-BPBD-STAKEHOLDER
Top