Berita Lowongan Kerja Terbaru

 

MALUKU BARAT DAYA

MENGENAL MALUKU BARAT DAYA

Kabupaten Maluku Barat Daya adalah sebuah kabupaten di Provinsi Maluku, Indonesia. Ibukotanya adalah Tiakur. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2008 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat

Daftar kecamatan

  • Kecamatan Pulau-Pulau Babar Timur
  • Kecamatan Pulau-Pulau Babar
  • Kecamatan Mdona Hiera
  • Kecamatan Damer
  • Kecamatan Moa Lakor
  • Kecamatan Pulau Letti[4]
  • Kecamatan Pulau-Pulau Terselatan
  • Kecamatan Wetar
  • Kecamatan Wetar Barat
  • Kecamatan Wetar Utara
  • Kecamatan Wetar Timur
  • Kecamatan Kisar Utara
  • Kecamatan Kepulauan Romang
  • Kecamatan Pulau Masela
  • Kecamatan Daweloor-Dawera
  • Kecamatan Pulau Lakor
  • Kecamatan Pulau Wetang

 

BATAS WILAYAH

Kabupaten Maluku Barat Daya mempunyai batas-batas wilayah:

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Banda
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Kepulauan Tanimbar
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Timor dan Selat Wetar
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Kepulauan Alor

 

DAFTAR BAHASA

Bahasa di kabupaten Maluku Barat Daya:

ISO 639-3 nama bahasa
ind Bahasa Indonesia
abs Melayu Ambon
apx Aputai
vbb Babar Tenggara
bcd Babar Utara
dmr Damer Timur
drn Damer Utara
ddw Dawera-Daweloor
emw Emplawas
ilu Ili'uun
imr Imroing
kje Kisar (Yotowawa/Meher)
lti Leti
lex Luang
mss Marsela Barat
mxz Marsela Pusat
vme Marsela Timur
oia Oirata
wet Perai
rmm Roma
sve Serili
ilw Talur
tvm Tela-Masbuar
tzn Tugun

 

 

Semmy

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI (TES TERTULIS DAN WAWANCARA) CALON TENAGA PENDAMPING

PROFESIONAL PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (P3MD)

PROVINSI MALUKU TAHUN 2017

 

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI .PDF

 

 

 

 

 

Thursday, 14 September 2017 01:26

PEMBERITAHUAN TERKAIT TOUR DE MOLVCCAS

 

Berikut beberapa Pemberitahuan Mengenai Tour De Molvccas yang akan diselenggarakan pada tanggal 18-22 September 2017

 

Untuk diketahui :

1. Hari Jumat, 15 September 2017 akan dilaksanakan Simulasi Penutupan Jalan pada Pukul 14.00 WIT

2. Pada Tanggal 22 September 2017 akan dilaksanakan Penutupan Jalan Untuk Jalur Lintasan Etape 5 Pada Pukul 13.00 - 17.00 WIT

 

 PEMBERITAHUAN JALUR LINTASAN ETAPE 5

 

KERJA BAKTI BERSAMA 

 

KEGIATAN CYCLYNG FOR ALL

Wednesday, 13 September 2017 15:28

Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Kota Ambon

 

 

Ambon, 12 September 2017. Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia  ke 16 yang diselenggarakan pada tanggal 12-16 September 2017 dikemas dengan tema Ekspresi Peradaban Kebangsaan. “Tema ini sesungguhnya merefleksi eksistensi kemandirian dan daya tahan, adaptasi dan kreatifitas yang diharapkan bermuara pada sebuah harmoni Indonesia raya” begitu disampaikan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, M.Saleh Thio pada sambutannya. “Sedangkan untuk tema pemeran Besar Seni Rupa Indonesia adalah “Huele” yang bermakna sebagai sebuah ekspresi kabar baik yang ingin disampaikan kepada semua orang dimana saja berada bahwa disini di kota Ambon Provinsi Maluku, telah berkumpul seniman hebat dari seantero Tanah Air Beta, Tanah Air Indonesia” tambahnya.

Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia ke 16 ini dihadiri oleh 26 Provinsi yaitu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, seluruh Provinsi Kalimantan dan Sulawesi, Jogjakarta, Papua dan Papua Barat.

Pameran Seni Rupa diikuti oleh 33 Provinsi dengan 66 Karya Seni Rupa, turut serta 14 Seniman Nasional yang diundang dan 20 Seniman lokal dari Maluku, dengan total seniman 100 orang.

Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan Restu Gunawan memuji penyelenggaran Acara Temu Karya Taman Budaya di Maluku dengan kata “beruntung” untuk Taman Budaya di Maluku, karena menurutnya ada banyak Taman Budaya di Indonesia yang tidak seberuntung di Maluku, berikut Restu juga memuji Pemerintah Daerah yang sudah mendukung Eksistensi Taman Budaya-nya dengan baik.

Dalam Sambutannya Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff menyampaikan “Seni merupakan sebuah ekspresi peradaban yang bersifat universal, walaupun diekspresikan dalam berbagai undang-undang, nada, rupa warna dan bentuk yang berbeda-beda tetapi selalu menghadirkan rasa keindahan, kenyataan tersebut dapat dilihat pada Indonesia sebagai salah satu negara yang berciri achipelago atau kepulauan dan negara yang multikultural terbesar didunia, yang terdiri dari 665 bahasa daerah, 300 suku bangsa, dan ribuan sub suku bangsa, 6 agama resmi, ratusan agama suku yang tersebar pada kurang lebih 17 ribu pulau”.

Dalam kesempatan ini Gubernur Maluku memberikan cinderamata kepada para kepala Taman Budaya, dan yang mewakili dari Provinsi yang hadir. Gubernur Maluku juga mendapatkan Cinderamata khas dari para Kepala Taman Budaya Daerah yang mencerminkan kebudayaannya masing-masing. (*)

 Foto : Kominfo Promal

Saturday, 09 September 2017 01:19

Wagub Lepas Jalan Santai Jelang Haornas


AMBON - Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua melepas jalan santai jelang Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIV tahun 2017, yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, dari Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (8/9/2017).

Ketika melepas ratusan peserta jalan santai tersebut, Wagub katakan, acara yang digelar ini sebagai tanda kesiapan Maluku menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 tahun 2017, yang akan di selengarakan di Papua nanti.

Acara jalan santai ini diikuti oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, kesatuan TNI/Polri dan Siswa/siswi dari sejumlah SMA di Kota Ambon. Rute jalan santai antara lain melintasi ruas Jalan Raya Pattimura – Kapitan Ulupaha – Said Perintah – AM Sangadji – AY Patty dan kembali lagi ke Lapangan Merdeka.

Sebagaimana diketahui, tanggal 9 September diperingati sebagai Hari Olahraga Nasional tak lepas dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama (1), yang digelar di Surakarta, Solo, Jawa Tengah pada tanggal 9 September – 12 September 1948.

Tanggal 9 September 1948 menjadi tanggal pembukaan PON kala itu, lantas ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional.

PON I ini, diresmikan oleh Presiden Soekarno, dan acara penutupannya dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX Selaku Ketua Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) (sebelum bergabung dengan KONI dan sejak 2007 menjadi Komite Olimpiade Indonesia).

Pekan Olahraga Nasional I diikuti oleh 600 atlet yang bertanding pada 9 cabang olahraga, yakni Atletik, Lempar Cakram, Bulu tangkis, Sepak Bola, Tennis, Renang, Pencak Silat, Panahan dan Bola Basket.

Jumlah total medali (emas, perak, perunggu) yang diperebutkan sebanyak 108 medali. Pesertanya bukan pada tingkat provinsi melainkan pada tingkat Kota dan Karesidenan.

Ada 13 partisipan yakni Surakarta, Yogyakarta, Bandung, Madiun, Magelang, Malang, Semarang, Pati, Jakarta, Kedu, Banyuwangi dan Surabaya.

Peraih medali terbanyak di ajang PON pertama adalah kota Solo atau Surakarta dengan total medali sebanyak 36 medali dengan rincian, 16 Emas, 10 Perak dan 10 Perunggu.(*)

Foto: Humas Promal

 

Wednesday, 06 September 2017 02:59

Pemprov Beri Award Buat Putra-Putri Terbaik Maluku


AMBON - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku memberikan penghargaan kepada 13 putra-putri atau Anak Negeri terbaik daerah ini, lewat ajang Siwalima Award 2017, yang berlangsung di Natsepa Hotel, Ambon, Sabtu (2/8/2017) malam. "Apa yang diberikan hari ini, bukanlah akhir dari penghargaan pemerintah daerah kepada individu atau lembaga yang telah berjasa luar biasa kepada daerah ini. Semua karya anak negeri, akan diberikan berkelanjutan dari tahun ke tahun," ujar Gubernur Maluku, Said Assagaff, pada ajang pemberian penghargaan tersebut.


Dua anak negeri dari 13 penerima penghargaan tersebut, yakni mantan Gubernur Maluku Almarhum M. Saleh Latuconsina dan mantan Gubernur Karel Albert Ralahalu. “Pak Karel menyampaikan tidak bisa hadir, karena masih di Malaysia. Beliau menyampaikan terima kasih atas penganugerahan ini. Begitu juga disampaikan oleh keluarga almarhum Pak Saleh Latuconsina,” ungkap Gubernur, saat memberikan plakat penghargaan Siwalima Award.
Pemberian penghargaan dengan kategori karya utama pembangunan disampaikan Gubernur Maluku Said Assagaff kepada kelurga almarhum M. Saleh Latuconsia, dan keluarga Karel Ralahalu.

Saleh Latuconsina merupakan penggas konsep pembangunan Gugus Pulau di Maluku, sedangkan Karel Ralahalu nilai berjasa dalam membangun perdamaian di Maluku.
Selain dua katagori utama Karya Pembangunan, Pemprov Maluku juga memberikan penghargaan Siwalima Award kepada sebelas kategori di berbagai bidang.
Kategori tersebut antara lain:

1. Sastra dan Budaya kepada Ahmad Umarella,

2. Kesehatan kepada dr. Andy Louhenapessy,

3. Lingkungan untuk Eliza Kissya,

4. Perikanan untuk Wilthimus Maail,

5. Musik untuk Almarhum Omsimus Sapury

6. Pendidikan untuk Yayasan Heka Leka.

7. Pemuda dan Olahraga untuk Adyos Astan,

8. Media untuk Pemimpin Redaksi Suara Maluku Drs. Oktovianus Pinontoan,

9. Perdamaian untuk Sr. Dra. Brigitina Renyaan, SRM,

10. Perempuan untuk Yulia Awayakuane dan

11. UKM dan Koperasi untuk Nike Lidiya Astuti Aritovani, ST.(*)

Foto : Humas Promal

 

AMBON - Guna membangun Maluku yang lebih baik ke depan, Gubernur Maluku Said Assagaff meminta setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk selalu melakukan inovasi.

"Saya minta seluruh SKPD Provinsi Maluku untuk memberikan inovasi, seperti yang sudah saya lakukan, ketika melakukan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dimana semua SKPD menginap di rumah penduduk," ujar Assagaff kepada wartawan, usai membuka Festival Teluk Ambon 2017, di Taman Jembatan Merah Putih (JMP), Jumat (8/9/2017).

Assagaff meyakini, tidak ada satu pun gubernur di Indonesia, yang melakukan rapat kerja dan tingal di rumah penduduk. Apa yang dilakukannya ini disebutnya inovasi. Dan dia sudah membuka jalan tersebut.

Seperti diketahui, di setiap Rapat Kerja Daerah, Gubernur Maluku yang dilantik 10 Maret 2014 ini, selalu membawa seluruh SKPD bersamanya dan tingal di rumah-rumah penduduk.

“Saya minta setiap dinas untuk memberikan satu inovasi ke saya. , Bisa atau tidak,“ tandas Assagaff.

Permintaannya itu menurut Assagaff, sudah dia sampaikan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Hamin Bin Thahir, untuk diteruskan ke setiap SKPD di semua kesempatan rapat.

“Saya sudah mintakan kepada Sekda untuk selalu menyampaikan hal ini ketika mengadakan rapat dengan seluruh SKPD Provinsi," ujarnya.

Perkembangannya, menurut Assagaff, sampai saat ini seluruh SKPD belum memberikan inovasi yang diharapkannya. Yang baru dilakukan SKPD sekarang, dinilainya baru sekadar terobosan.

“Sampai sekarang tidak ada satu SKPD yang memberikan inovasi, tapi hanya terobosan, yang sudah ada itu dipercepat. Itu bukan inovasi tapi terobosan,” nilainya.

Assagaff meminta SKPD membuat sesuatu yang baru, karena sebagai Gubernur Maluku, dia sudah mengambil langkah duluan dan memberikan contoh soal inovasi itu.

“Saya kan sudah melakukan inovasi. Kalo bisa SKPD harus lebih cepat dari saya,” tegasnya sambil tersenyum.(*)

 

 

 

AMBON - Gubernur Maluku Said Assagaff menantang Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah (Malteng) masa jabatan 2017-2022, Tuasikal Abua dan Marlatu Leleury, hasil Pilkada Serentak tanggal 15 Februari 2017 lalu, untuk menunjukkan kinerja lebih, pada masa kepemimpinan kedua pasagan ini.

Tantangan tersebut disampaikan Gubernur Assagaff, saat melantik Tuasikal Abua dan Marlatu Leleury, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 131.81-7627 Tahun 2017 dan SK Mendagri nomor 132.81- 7628 Tahun 2017, tanggal 28 Agustus 2017, di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, di Ambon, Jumat (8/9/2017).

Menurut Gubernur Assagaff, Kabupaten Malteng adalah kabupaten tertua di Provinsi Maluku. Kabupaten ini telah banyak melahirkan kabupaten-kabupaten pemekaran.

Dia meyakini kedua pejabat, Bupati dan Wakil Bupati, telah banyak bekerja keras dalam masa kepemimpinan lima tahun lalu. Namun hendaknya jangan berpuas diri, sebab tanggungjawab di masa kepemimpinan kedua ini akan semakin sulit.

"Saya menantang kedua saudara, Bupati dan Wakil Bupati, untuk berbuat lebih banyak lagi. Beranilah melakukan terobosan, inovasi dan lompat and lompatan dalam menjalankan pembangunan," imbaunya.

Assagaff juga menyarankan kedua pejabat ini, untuk mencermati dan menemukan setiap peluang, yang bisa diangkat sebagai pemicu bagi percepatan pembangunan.

"Sebagai pimpinan daerah, kita mesti inovatif dan berpikir selangkah lebih maju. Terlebih level kabupaten kota adalah level pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujarnya.

Karena itu, Assagaff meminta Bupati dan Wakil Bupati Malteng, agar memerintahkan para pimpinan OPD, untuk menghasilkan setidaknya satu inovasi kerja, yang langsung bisa dipraktekkan ke masyarakat.

Maluku Tengah, disebut Assagaff, selama ini memiliki rekam jejak masalah perbatasan dan konflik antarnegeri yang cukup tinggi.

Lantaran itu, Assagaff berharap kedua pejabat ini bisa lebih serius menyelesaikan sampai ke akar masalahnya. Dengan cara menemukan solusi yang lebih inovatif dan komprehensif, sehingga kerukunan "Hidup Orang Basudara" dapat berdiri tegak.

"Rangkul semua komponen masyarakat, untuk sama-sama baku pegang tangan, baku bantu pikol hahalang, baku tongka angka beban, baku tolong bangun negeri, demi menghadirkan Maluku Tengah yang lebih baik," tandasnya.

Sebelumnya, saat mengawali sambutannya usai melantik Tuasikal dan Leleuri, Gubernur Assagaff meminta para undangan, untuk sejenak mengheningkan cipta, seraya mendoakan almarhum Fadly Silawane, Mantan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku yang telah ikut bekeria keras, termasuk bekerja untuk suksesnya Pilkada di Maluku Tengah.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak KPU dan Bawaslu, serta Panwaslu di Provinsi maupun Kabupaten Maluku Tengah, bahkan keterlibatan proaktif aparat keamanan TNI/Polri dan semua elemen masyarakat Maluku Tengah yang telah bekerja keras mengawal suksesnya pilkada, sampai pada pelaksanaan pelantikan hari ini," paparnya.

Setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, dilanjutkan pelantikan ketua tim penggerak PKK Malteng Ny. Tuasikal Abua oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Ny. Retty Assagaff. Hadir dalam pelantikan ini, unsur Muspida Maluku, Wagub Maluku Zeth Sahuburua, Sekda Maluku Hamin Bin Thaher dan Ketua DPRD dan anggota DPRD Malteng.(*)

Foto: Humas Promal

PENGUMUMAN PEMANGGILAN PELAKSANAAN SELEKSI WAWANCARA CALON TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL PROGRAM  PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (P3MD) PROVINSI MALUKU TAHUN 2017

 

PENGUMUMAN SELEKSI WAWANCARA.PDF

LAMPIRAN TES WAWANCARA.xlsx

JADWAL WAWANCARA.xlsx

 

 

 

Saturday, 09 September 2017 02:08

Gubernur Buka Festival Teluk Ambon 2017

 

 Pembukaan Festival Teluk Ambon oleh Gubernur Maluku

Ambon, 8 September 2017 : Gubernur Maluku, Said Assagaff meninjau penyelenggaraan pameran Festival Teluk Ambon 2017 yang berlangsung di taman Jembatan Merah Putih (JMP), Jumat (8/9).


Peninjuan dilakukan Gubernur Said seusai membuka pelaksanaan Festival Teluk Ambon tahun ke-12.

Tidak hanya meninjau pameran yang memamerkan foto-foto pariwisata dan instagram milik 22 fotografer asal Kota Ambon dan Tual, kuliner dan industri kreatif, tetapi menyempatkan berbincang dengan para pelaku usaha.

Gubernur menyatakan, Teluk Ambon dari dulu hingga sekarang menjadi jembatan perjumpaan berbagai peradaban bangsa di dunia, baik dalam misi perdagangan dan ekonomi, penyiaran agama, dan penaklukan atau penjajahan.

Hal ini menjadikan Maluku, khususnya Ambon sangat multikultural dan kosmopolik karena adanya percampuran budaya, sehingga tidak mengherankan jika bisa ditemukan berbagai macam suku dan sub suku bangsa dan marga di daerah ini.

"Ambon sangat kaya dan indah untuk dinikmati dan dipromosikan. Di Maluku kita bisa menemukan berbagai macam suku bangsa dari beragamnya marga, selain ratusan marga lokal," katanya.

Akulturasi atau percampuran budaya asing dengan lokal juga bisa terlihat pada berbagai kesenian daerah, misalnya tari katreji, orlapei, cakaiba, tarian sawat, dansa ola-ola dan musik hawaian.

Begitu pula dalam kebudayaan lainnya, seperti Abdau, peringatan Idul Adha di desa Tulehu, kecamatan Salahutu, dan atraksi pukul sapu di desa Mamala dan Morela, Kecamatan Leihitu.

Kedua budaya tersebut merupakan percampuran antara kebudayaan lokal dan budaya Islam atau Arab.

"Kita memiliki kurang lebih 117 bahasa dan dialek. Ratusan raja-raja yang bergelar latupati dan orang kaya yang tersebar di 1.342 pulau. Walaupun berbeda tapi kita semua tetap beta Maluku," tandas Gubernur.

Festival Teluk Ambon merupakan acara pariwisata daerah yang telah menjadi agenda nasional. Perhelatan yang telah dilaksanakan selama 12 tahun berturut-turut tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 10 September 2017.

Selain kegiatan pendukung yang telah dilaksanakan pada saat pembukaan, berbagai lomba juga akan digelar, seperti lomba dayung "Arumbai Manggurebe" yang diikuti oleh sembilan tim dari Kota Ambon dan kabupaten Maluku Tengah, dan lomba dayung "Perahu Semang".

Berbeda dengan Arumbai Manggurebe, lomba dayung perahu semang dibagi dalam dua kategori, yakni laki-laki dan perempuan. Sedikitnya ada 11 regu perempuan dan 20 regu laki-laki akan turut serta dalam perlombaan yang digelar pada 9 September 2017.

Selain itu, akan dilaksanakan pula lomba nyanyi grup band yang baru pertama kalinya digelar selama 12 tahun penyelenggaraan Festival Teluk Ambon, kemudian Aquathlon, bersepeda, dan goyang Tobelo.

(Sumber : http://www.tribun-maluku.com/2017/09/gubernur-tinjau-pameran-festival-teluk.html )

Foto : Kominfo Promal

 

Tuesday, 05 September 2017 05:54

PEMANGGILAN PESERTA SELEKSI TPP 2017

PENGUMUMAN PEMANGGILAN PELAKSANAAN SELEKSI CALON TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (P3MD) PROVINSI MALUKU TAHUN 2017.

Mobile Version

Surat Pemanggilan Peserta Seleksi TPP 2017.DOC

 

Page 1 of 27

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

           
 

INFO BMKG

Info Cuaca Tour De Molvccas 18-22 September 2017
 

Stage 1 - 18 September

Stage 2 - 19 September

Stage 3 - 20 September

Stage 4 - 21 September

Stage 5 - 22 September


 
INF BMKG-BPBD-STAKEHOLDER
Top