Berita Lowongan Kerja Terbaru

Semmy

Wednesday, 27 September 2017 04:28

Gubernur Minta LDII Beri Solusi Problem Keumatan

 

 

AMBON - Gubernur Maluku, Said Assagaff meminta Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wilayah Maluku memberi solusi terhadap beberapa problem keumatan, kemasyarakatan, kedaerahan, kebangsaan dan kenegaraan di daerah ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Assagaff dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Abdul Halim Daties, pada Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Lembaga Dakwah lslam Indonesia (LDII) Provinsi Maluku, di Gedung Nelayan, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui, Ambon, Senin (25/9/2017).

"Muswil VI LDII Provinsi Maluku adalah sebuah forum strategis karena memiliki kewenangan penting, yang tidak saja berkaitan dengan urusan internal organisasi LDII, tapi juga dengan urusan eksternal LDII," ujar Assagaff.

Secara internal forum Muswil ini, menurut Assagaff, diharapkan mampu memberi kontribusi signifikan terhadap penguatan dan pengembangan organisasi agar bisa terus eksis dan survive secara berkelanjutan.

Sementara, secara eksternal, dia menyebutkan, Muswil ini diharapkan juga memosisikan LDII sebagai organisasi yang mampu membangun kemitraan yang baik, bekerja secara berjejaringan dan berkontribusi aktif dalam mendorong proses pembangunan.

"Kearah itu, menurut saya, LDII harus bisa menjawab tiga hal. Pertama, bagaimana agar LDII menjadi organisasi dakwah yang diperhitungkan dalam penumbuhan, pengembangan dan penguatan kesadaran beragama yang inklusif, toleran dan washatiyah di kalangan umat Islam di Maluku," tuturnya.

Kedua, lanjut Assagaff, bagaimana agar LDII mampu mengembangkan dakwah yang berbasis pada sinergi nilai-nilai universal lslam dan nilai-nilai universal khazanah lokal Maluku.

Sedangkan yang ketiga, menurut Assagaff, bagiamana agar LDII bisa bertumbuh dan berkembang menjadi organisasi dakwah yang kuat, mandiri, modern dan profesional.

"Jika LDII mampu memberi respon terhadap ketiga hal solutif itu, maka saya sangat yakin LDII akan menjadi sebuah organisasi dakwah yang hebat dan diakui," tandasnya.

Tentu, lanjut Assagaff, tidak saja di Maluku, tapi juga level nasional dan bahkan internasional.

(Facebook: KabarDariMaluku)

Staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Abdul Halim Daties

 

 

 

Ambon, 26 September 2017. Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku 2017-2019 berlangsung di lantai tujuh kantor Gubernur Maluku. Toni Parielq dilantik langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI Purn Tono Suratman, sebagai Ketua KONI Provinsi Maluku.

Gubernur Maluku dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Haliem Daties berharap pengurus KONI yang baru, bisa memberi kontribusi yang nyata terhadap kemajuan keolahragaan di Maluku, sebagai salah satu alat pemersatu, meningkatkan persatuan dan kesatuan, menjadikan olahraga sebagai penjaga Integritas dan Bhinneka Tunggal Ika, menjaga ke-Indonesia-an yang sama-sama kita cintai.

Pelantikan Pengurus KONI Daerah Maluku selain merupakan tuntutan organisasi tapi sekaligus merupakan momen konsolidasi dan pengembangan tugas-tugas bersama meningkatkan mutu olahraga di Maluku. Melalui pengurus yang baru dilantik, diharapkan berbagai program dan kegiatan untuk pengembangan dunia olahraga di Maluku benar-benar dapat mengalami kemajuan yang signifikan.

Perhatian pada kesejahteraan dan masa depan para olahragawan perlu mendapat perhatian bersama. Bukan rahasia umum lagi jika ada para olahragawan di daerah yang punya prestasi yang membawa harum nama daerah bahkan bangsa seringkali terlupakan. Semoga saat ini dan ke depan perhatian terhadap para olahragawan terus ditingkatkan. Kita juga masih perlu meningkatkan sarana prasana penunjang olahraga di daerah, serta menyelenggarakan berbagai ivent olahraga yang benar-benar menghasilkan para olahragawan yang berprestasi di berbagai bidang olahraga.

Sementara itu Ketua KONI Pusat melalui sambutannya mengatakan, pengurus KONI yang baru dilantik tidak hanya berpikir untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020, tetapi turut serta membantu memberikan kontribusi, sesuai Pasal 36 Undang-Undang SKN (Sistem Keolahragaan Nasional), dimana KONI Provinsi harus memberikan sumbangsih saran, pemikiran tentang pembangunan olahraga khususnya, pembangunan karakter secara menyeluruh. (*)

 

Foto: Diskominfo Promal

Saturday, 23 September 2017 11:36

Tour de Molvccas Etape 5

Ambon, 22 September 2017. Tour de Molvccas yang diikuti oleh 70 pembalap dari 20 negara telah melalui pertarungan terakhir di Etape ke 5 dengan total jarak yang ditempuh  712 Km. Tour de Molvccas akhirnya berhasil melahirkan juara-juara hebat di etape ke 5 yang berlangsung di Kota Ambon. Pembalap Kinan Cycling dari Team Jepang Hiroshi Tsubaki berhasil menjadi  pembalap tercepat di etape ke 5 yang berjarak 89,2 Km. Muhammad Syahrul Amin dari Terengganu Cycling Team Malaysia berhasil menduduki posisi ke 2 dan Sanghong Park dari LX Cycling Team Korea Selatan di posisi ke 3

Foto : DIskominfo Promal.

Saturday, 23 September 2017 12:12

Tour de Molvccas : Akhir yang luar biasa!

Ambon, 22 September 2017. Tour de Molvccas yang diikuti oleh 70 pembalap dari 20 negara telah melalui pertarungan terakhir di Etape ke 5 dengan total jarak yang ditempuh  712 Km. Tour de Molvccas akhirnya berhasil melahirkan juara-juara hebat di etape ke 5 yang berlangsung di Kota Ambon.

Pembalap Kinan Cycling dari Team Jepang Hiroshi Tsubaki berhasil menjadi  pembalap tercepat di etape ke 5 yang berjarak 89,2 Km. Muhammad Syahrul Amin dari Terengganu Cycling Team Malaysia berhasil menduduki posisi ke 2 dan Sanghong Park dari LX Cycling Team Korea Selatan di posisi ke 3.

Pembalap asal Australia Marcus Culey dari Team St George Continental berhasil menjadi Juara Umum Tour de Molvccas 2017. Marcus berhasil menjadi yang terhebat di sepanjang etape dengan total kecepatan waktu 15 Jam 18 Menit 31 detik.

Pembalap Indonesia peraih waktu tercepat di Etape 5 ini adalah Muh Imam Arifin dari tim KFC, sementara pembalap Indonesia terbaik sepanjang lima etape TdM 2017 adalah Jamal Hibatullah dari tim KFC yang berhasil mencatat waktu 15 jam 25 menit 14 detik. Pembalap Indonesia terbaik kedua yakni Aiman Cahyadi dari tim, dan terbaik ketiga adalah Dadi Suryadi dari tim Sapura (*)

 

Juara Umum Perorangan:
1. Marcus Culey (Australia/St. George Continental Cycling Team Australia).
2. Jai Crawford (Australia/Kinan Cycling Team Jepang).
3. Jesse Ewart (Australia/7-eleven Roadbike Filipina).

 

Juara Kategori Pembalap Indonesia :
1. Jamal Hibatullah (KFC Cycling Team).
2. Aiman Cahyadi (Team Sapura Cycling Malaysia).
3. Dadi Suryadi (Terengganu Cycling Team Malaysia).

 

Best Sprinter:
1. Hiroshi Tsubaki (Jepang/Kinan Cycling Team Jepang).
2. M Izzat Hilmi A Halil (Malaysia/Team Sapura Cycling Malaysia).
3. M Sahrul M Amin (Malaysia/Terengganu Cycling Team Malaysia).

 

Best Climber:
1. Ricardo Garcia (Spanyol/Kinan Cycling Team Jepang).
2. M Zawailwi Azman (Malaysia/Team Sapura Cycling Malaysia).
3. Thomas Lebaz (Prancis/Kinan Cycling Team Jepang).

 

 

Juara Umum Team:
1. Kinan Cycling Team Jepang.
2. 7-eleven Road Bike Filipina.
3. St. George Continental Cycling Team Australia.

 

Juara Tim Khusus Indonesia:
1. KFC Cycling Team.

 

Juara Etape ke 5:
1. Hiroki Tsubaki
2. M. Syahrul Amin
3. Sanghong Park


Tour de Moluvcaas 2017 sendiri berhasil memecahkan rekor jumlah penonton, antusiasme warga Ambon dan Pulau Seram menyaksikan Tour de Molvccas (TdM) 2017 diapresisi UCI (Union Cycliste Internationale) atau badan sepeda dunia. Michael Robb, utusan dari UCI yang menyaksikan dan mengawasi langsung TdM 2017 memberikan acungan jempol. Konsultan teknis balap sepeda internasional yang juga konsultan teknis TdM 2017 dan salah satu komiser UCI, Jamaludin Mahmood, berpendapat senada dengan Robb.

Jamaludin memperkirakan jumlah penonton TdM Etape V (terakhir) 22 September 2017, dengan rute Pantai Namalatu – Lapangan Merdeka, Ambon, mencapai 500 ribu penonton. Total penonton TdM untuk Etape I, II, III dan IV di Pulau Seram juga diperkirakan hampir mencapai 500 ribu. Penonton TdM 2017 di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terutama di kota Bula (finish etape II, Wahai – Bula dan etape III Bula-Wahai) diperkirakan mencapai 250 ribu. Penonton di Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat juga hampir mencapai 250 ribu penonton.

“Saya perkirakan penonton TdM 2017 di kota Ambon mencapai 500 ribu. Total penonton TdM 2017 di Pulau Seram, etape I, II, III dan IV juga mungkin mencapai hampir 500 ribu penonton. Ini jauh lebih banyak dari Singkarak (Tour de Singkarak, Sumatra Barat). Untuk tingkat Asia, menurut saya, Tour de Molvccas cuma kalah dari Cina-Tiongkok dan bisa jadi masuk 10 besar dunia,” ungkap Jamaludin yang juga konsultan teknis untuk Tour de Singkarak, Tour de Ijen Banyuwangi, Tour de Flores (2016) dan berbagai ‘tour de’ atau lomba balap sepeda di Asia.

“Saya kagum dengan antuasiasme warga Maluku, terutama warga Pulau Seram dan Pulau Ambon yang datang menyaksikan Tour de Molvccas 2017 baik di tempat start, finish maupun di jalan-jalan yang dilintasi para pembalap Tour de Molvccas 2017. Saya kagum dengan semangat pemerintah daerah-nya yang antusias dengan Tour de Molvccas. Saya telah menyaksikan Tour de Singkarak, Tour de Ijen Banyuwangi dan Tour de Flores (NTT), jumlah penonton dan antuasiasmenya tidak sehebat Tour de Molvccas 2017,” demikian Michael Robb berpendapat. (facebook: tourde.molvccas)

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI (TES TERTULIS DAN WAWANCARA) CALON TENAGA PENDAMPING

PROFESIONAL PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (P3MD)

PROVINSI MALUKU TAHUN 2017

 

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI .PDF

 

 

 

 

 

Thursday, 14 September 2017 01:26

PEMBERITAHUAN TERKAIT TOUR DE MOLVCCAS

 

Berikut beberapa Pemberitahuan Mengenai Tour De Molvccas yang akan diselenggarakan pada tanggal 18-22 September 2017

 

Untuk diketahui :

1. Hari Jumat, 15 September 2017 akan dilaksanakan Simulasi Penutupan Jalan pada Pukul 14.00 WIT

2. Pada Tanggal 22 September 2017 akan dilaksanakan Penutupan Jalan Untuk Jalur Lintasan Etape 5 Pada Pukul 13.00 - 17.00 WIT

 

 PEMBERITAHUAN JALUR LINTASAN ETAPE 5

 

KERJA BAKTI BERSAMA 

 

KEGIATAN CYCLYNG FOR ALL

Wednesday, 13 September 2017 15:28

Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Kota Ambon

 

 

Ambon, 12 September 2017. Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia  ke 16 yang diselenggarakan pada tanggal 12-16 September 2017 dikemas dengan tema Ekspresi Peradaban Kebangsaan. “Tema ini sesungguhnya merefleksi eksistensi kemandirian dan daya tahan, adaptasi dan kreatifitas yang diharapkan bermuara pada sebuah harmoni Indonesia raya” begitu disampaikan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, M.Saleh Thio pada sambutannya. “Sedangkan untuk tema pemeran Besar Seni Rupa Indonesia adalah “Huele” yang bermakna sebagai sebuah ekspresi kabar baik yang ingin disampaikan kepada semua orang dimana saja berada bahwa disini di kota Ambon Provinsi Maluku, telah berkumpul seniman hebat dari seantero Tanah Air Beta, Tanah Air Indonesia” tambahnya.

Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia ke 16 ini dihadiri oleh 26 Provinsi yaitu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, seluruh Provinsi Kalimantan dan Sulawesi, Jogjakarta, Papua dan Papua Barat.

Pameran Seni Rupa diikuti oleh 33 Provinsi dengan 66 Karya Seni Rupa, turut serta 14 Seniman Nasional yang diundang dan 20 Seniman lokal dari Maluku, dengan total seniman 100 orang.

Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan Restu Gunawan memuji penyelenggaran Acara Temu Karya Taman Budaya di Maluku dengan kata “beruntung” untuk Taman Budaya di Maluku, karena menurutnya ada banyak Taman Budaya di Indonesia yang tidak seberuntung di Maluku, berikut Restu juga memuji Pemerintah Daerah yang sudah mendukung Eksistensi Taman Budaya-nya dengan baik.

Dalam Sambutannya Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff menyampaikan “Seni merupakan sebuah ekspresi peradaban yang bersifat universal, walaupun diekspresikan dalam berbagai undang-undang, nada, rupa warna dan bentuk yang berbeda-beda tetapi selalu menghadirkan rasa keindahan, kenyataan tersebut dapat dilihat pada Indonesia sebagai salah satu negara yang berciri achipelago atau kepulauan dan negara yang multikultural terbesar didunia, yang terdiri dari 665 bahasa daerah, 300 suku bangsa, dan ribuan sub suku bangsa, 6 agama resmi, ratusan agama suku yang tersebar pada kurang lebih 17 ribu pulau”.

Dalam kesempatan ini Gubernur Maluku memberikan cinderamata kepada para kepala Taman Budaya, dan yang mewakili dari Provinsi yang hadir. Gubernur Maluku juga mendapatkan Cinderamata khas dari para Kepala Taman Budaya Daerah yang mencerminkan kebudayaannya masing-masing. (*)

 Foto : Kominfo Promal

Saturday, 09 September 2017 01:19

Wagub Lepas Jalan Santai Jelang Haornas


AMBON - Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua melepas jalan santai jelang Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIV tahun 2017, yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, dari Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (8/9/2017).

Ketika melepas ratusan peserta jalan santai tersebut, Wagub katakan, acara yang digelar ini sebagai tanda kesiapan Maluku menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 tahun 2017, yang akan di selengarakan di Papua nanti.

Acara jalan santai ini diikuti oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, kesatuan TNI/Polri dan Siswa/siswi dari sejumlah SMA di Kota Ambon. Rute jalan santai antara lain melintasi ruas Jalan Raya Pattimura – Kapitan Ulupaha – Said Perintah – AM Sangadji – AY Patty dan kembali lagi ke Lapangan Merdeka.

Sebagaimana diketahui, tanggal 9 September diperingati sebagai Hari Olahraga Nasional tak lepas dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama (1), yang digelar di Surakarta, Solo, Jawa Tengah pada tanggal 9 September – 12 September 1948.

Tanggal 9 September 1948 menjadi tanggal pembukaan PON kala itu, lantas ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional.

PON I ini, diresmikan oleh Presiden Soekarno, dan acara penutupannya dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX Selaku Ketua Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) (sebelum bergabung dengan KONI dan sejak 2007 menjadi Komite Olimpiade Indonesia).

Pekan Olahraga Nasional I diikuti oleh 600 atlet yang bertanding pada 9 cabang olahraga, yakni Atletik, Lempar Cakram, Bulu tangkis, Sepak Bola, Tennis, Renang, Pencak Silat, Panahan dan Bola Basket.

Jumlah total medali (emas, perak, perunggu) yang diperebutkan sebanyak 108 medali. Pesertanya bukan pada tingkat provinsi melainkan pada tingkat Kota dan Karesidenan.

Ada 13 partisipan yakni Surakarta, Yogyakarta, Bandung, Madiun, Magelang, Malang, Semarang, Pati, Jakarta, Kedu, Banyuwangi dan Surabaya.

Peraih medali terbanyak di ajang PON pertama adalah kota Solo atau Surakarta dengan total medali sebanyak 36 medali dengan rincian, 16 Emas, 10 Perak dan 10 Perunggu.(*)

Foto: Humas Promal

 

Wednesday, 06 September 2017 02:59

Pemprov Beri Award Buat Putra-Putri Terbaik Maluku


AMBON - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku memberikan penghargaan kepada 13 putra-putri atau Anak Negeri terbaik daerah ini, lewat ajang Siwalima Award 2017, yang berlangsung di Natsepa Hotel, Ambon, Sabtu (2/8/2017) malam. "Apa yang diberikan hari ini, bukanlah akhir dari penghargaan pemerintah daerah kepada individu atau lembaga yang telah berjasa luar biasa kepada daerah ini. Semua karya anak negeri, akan diberikan berkelanjutan dari tahun ke tahun," ujar Gubernur Maluku, Said Assagaff, pada ajang pemberian penghargaan tersebut.


Dua anak negeri dari 13 penerima penghargaan tersebut, yakni mantan Gubernur Maluku Almarhum M. Saleh Latuconsina dan mantan Gubernur Karel Albert Ralahalu. “Pak Karel menyampaikan tidak bisa hadir, karena masih di Malaysia. Beliau menyampaikan terima kasih atas penganugerahan ini. Begitu juga disampaikan oleh keluarga almarhum Pak Saleh Latuconsina,” ungkap Gubernur, saat memberikan plakat penghargaan Siwalima Award.
Pemberian penghargaan dengan kategori karya utama pembangunan disampaikan Gubernur Maluku Said Assagaff kepada kelurga almarhum M. Saleh Latuconsia, dan keluarga Karel Ralahalu.

Saleh Latuconsina merupakan penggas konsep pembangunan Gugus Pulau di Maluku, sedangkan Karel Ralahalu nilai berjasa dalam membangun perdamaian di Maluku.
Selain dua katagori utama Karya Pembangunan, Pemprov Maluku juga memberikan penghargaan Siwalima Award kepada sebelas kategori di berbagai bidang.
Kategori tersebut antara lain:

1. Sastra dan Budaya kepada Ahmad Umarella,

2. Kesehatan kepada dr. Andy Louhenapessy,

3. Lingkungan untuk Eliza Kissya,

4. Perikanan untuk Wilthimus Maail,

5. Musik untuk Almarhum Omsimus Sapury

6. Pendidikan untuk Yayasan Heka Leka.

7. Pemuda dan Olahraga untuk Adyos Astan,

8. Media untuk Pemimpin Redaksi Suara Maluku Drs. Oktovianus Pinontoan,

9. Perdamaian untuk Sr. Dra. Brigitina Renyaan, SRM,

10. Perempuan untuk Yulia Awayakuane dan

11. UKM dan Koperasi untuk Nike Lidiya Astuti Aritovani, ST.(*)

Foto : Humas Promal

 

AMBON - Guna membangun Maluku yang lebih baik ke depan, Gubernur Maluku Said Assagaff meminta setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk selalu melakukan inovasi.

"Saya minta seluruh SKPD Provinsi Maluku untuk memberikan inovasi, seperti yang sudah saya lakukan, ketika melakukan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dimana semua SKPD menginap di rumah penduduk," ujar Assagaff kepada wartawan, usai membuka Festival Teluk Ambon 2017, di Taman Jembatan Merah Putih (JMP), Jumat (8/9/2017).

Assagaff meyakini, tidak ada satu pun gubernur di Indonesia, yang melakukan rapat kerja dan tingal di rumah penduduk. Apa yang dilakukannya ini disebutnya inovasi. Dan dia sudah membuka jalan tersebut.

Seperti diketahui, di setiap Rapat Kerja Daerah, Gubernur Maluku yang dilantik 10 Maret 2014 ini, selalu membawa seluruh SKPD bersamanya dan tingal di rumah-rumah penduduk.

“Saya minta setiap dinas untuk memberikan satu inovasi ke saya. , Bisa atau tidak,“ tandas Assagaff.

Permintaannya itu menurut Assagaff, sudah dia sampaikan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Hamin Bin Thahir, untuk diteruskan ke setiap SKPD di semua kesempatan rapat.

“Saya sudah mintakan kepada Sekda untuk selalu menyampaikan hal ini ketika mengadakan rapat dengan seluruh SKPD Provinsi," ujarnya.

Perkembangannya, menurut Assagaff, sampai saat ini seluruh SKPD belum memberikan inovasi yang diharapkannya. Yang baru dilakukan SKPD sekarang, dinilainya baru sekadar terobosan.

“Sampai sekarang tidak ada satu SKPD yang memberikan inovasi, tapi hanya terobosan, yang sudah ada itu dipercepat. Itu bukan inovasi tapi terobosan,” nilainya.

Assagaff meminta SKPD membuat sesuatu yang baru, karena sebagai Gubernur Maluku, dia sudah mengambil langkah duluan dan memberikan contoh soal inovasi itu.

“Saya kan sudah melakukan inovasi. Kalo bisa SKPD harus lebih cepat dari saya,” tegasnya sambil tersenyum.(*)

 
Page 6 of 32

About

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku

Jl. Dr. Latumeten, Perigi Lima - Ambon

No.Telp/Fax :0911 – 342460

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

           
 

INFO BMKG

Info Cuaca dan gelombang 30 November -1 Desember 2017
 

 

INFO GEMPA



 

 
INF BMKG-BPBD-STAKEHOLDER
Top